BONTANGPOST.ID, Bontang – Program inovasi Gerakan Masyarakat Menuju Posyandu (Germas Madu) yang diterapkan di Posyandu Bakung, Perumahan Hop, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, menunjukkan hasil menggembirakan. Program ini berhasil meningkatkan partisipasi warga hingga mencapai 100 persen.
Diluncurkan perdana pada Minggu, 3 November 2024, Germas Madu langsung diterapkan di wilayah yang mencakup lima RT. Sasaran utama program ini adalah 44 balita yang terdaftar di Posyandu Bakung. Sebelum implementasi Germas Madu, tingkat kehadiran balita di Posyandu tersebut hanya sekitar 50 persen dari target.
“Semua sasaran, yaitu 44 balita, hadir di Posyandu. Ini menunjukkan keberhasilan program kami,” ujar Wulan Anggraeni, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Gunung Elai, Selasa (26/11/2024).
Germas Madu berfokus pada tiga pendekatan utama: rebranding, promosi melalui media sosial, dan pembentukan komunitas pendukung.
Rebranding dilakukan untuk memperbaiki citra Posyandu agar lebih menarik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Strategi promosi digital menggunakan media sosial bertujuan menjangkau lebih banyak orang, terutama kalangan muda.
Selain itu, komunitas Germas Madu dibentuk dengan melibatkan Ketua RT, tim PKK RT, serta aparat keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Kolaborasi ini memastikan masyarakat lebih aktif dalam memanfaatkan layanan Posyandu.
“Keterlibatan semua pihak, terutama Ketua RT dan PKK RT, sangat berpengaruh dalam menyukseskan program ini,” tambah Wulan.
Hasil nyata dari Germas Madu menjadi motivasi bagi Kelurahan Gunung Elai untuk memperluas penerapan program ini ke wilayah lain, guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Posyandu. (*)







