BONTANGPOST.ID, Bontang – Kecamatan Bontang Utara menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh proyek infrastruktur di tingkat kelurahan sebelum tahun anggaran 2024 berakhir. Proyek-proyek ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama pada skala lokal, seperti perbaikan jalan kecil dan pembangunan drainase lingkungan.
Rully Adi Putra, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Bontang Utara, menjelaskan bahwa proyek infrastruktur ini merupakan hasil usulan warga yang direalisasikan melalui anggaran tahunan. “Seluruh tahapan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, telah disiapkan dengan baik. Contohnya, pembangunan drainase sudah dirancang agar tidak bersinggungan dengan lahan warga, sehingga pekerjaan dapat langsung dilaksanakan tanpa hambatan,” ujar Rully, Kamis (14/11/2024).
Proyek infrastruktur yang dikelola kecamatan berbeda dengan yang ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU), baik dari sisi anggaran maupun skala pengerjaan. Dengan alokasi rata-rata sekitar Rp100 juta per proyek, pengerjaan bersifat sederhana dan cepat.
“Fokus proyek di kelurahan adalah memenuhi kebutuhan langsung masyarakat, dengan skala yang memungkinkan penyelesaian lebih cepat dan efisien,” jelas Rully.
Hingga pertengahan November, perkembangan proyek-proyek ini menunjukkan hasil positif. Proyek-proyek yang sempat tertunda pada tahun sebelumnya akan diprioritaskan, terutama yang memiliki tingkat urgensi tinggi berdasarkan kebutuhan warga.
“Kami melakukan evaluasi ketat untuk memastikan proyek yang direalisasikan benar-benar relevan. Koordinasi dengan kelurahan dan dinas terkait terus kami tingkatkan untuk menjaga kualitas pelaksanaan,” tambahnya.
Pada minggu ketiga November, Kecamatan Bontang Utara akan melakukan monitoring intensif untuk memantau perkembangan di lapangan dan mengatasi kendala yang mungkin muncul. Rully optimis, seluruh proyek dapat selesai sesuai jadwal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan menjadi bukti komitmen kecamatan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur lokal. (*)







