BONTANGPOST.ID, Bontang – Masyarakat Bontang yang tidak melakukan pemungutan suara alias golput mencapai 37.023 pemilih.
Jumlah itu berdasarkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebesar 134.567, usai dikurangi dengan total suara sah yakni 95.422 dan suara tidak sah yaitu 2.122, yang masuk dalam rekapitulasi di tingkat kota.
Angka tersebut pun diketahui lebih besar dari perolehan suara tiga paslon yang bertarung dalam kontestasi pilkada 2024.
Di antaranya paslon nomor urut 1 Basri Rase, yang memperoleh 25.393 suara.
Kemudian paslon nomor urut 2 Sutomo-Nasrullah yang mengantongi 7.455 suara, serta paslon nomor urut 3 Najirah-Muhammad Aswar yang meraup 21.493 suara.
Apabila melihat persentase partisipasi masyarakat pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota, angkanya sebesar 72,49 persen. Artinya, pemilih golput sebanyak 27,51 persen.
Hal itu menunjukkan adanya penurunan tingkat partisipasi masyarakat saat pemilu Februari lalu. Kala itu angka partisipasinya sekitar 79,37 persen.
“Kami tidak dapat memastikan alasannya (golput), karena itu kembali pemilih,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang Muzzaroby Renfly. (*)







