• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Kembangkan Pertanian Ramah Lingkungan, Pupuk Kaltim Gagas Inovasi Program PISANG EMAS

by BontangPost
2 Mei 2025, 06:42
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Pupuk Kaltim menggagas program Pertanian Perhutanan Sosial Andalan Generasi Mandiri dan Sejahtera (PISANG EMAS) di Desa Suka Rahmat Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.

Pupuk Kaltim menggagas program Pertanian Perhutanan Sosial Andalan Generasi Mandiri dan Sejahtera (PISANG EMAS) di Desa Suka Rahmat Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dorong pemberdayaan petani melalui pemanfaatan perhutanan sosial dalam mengoptimalkan potensi lahan, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggagas program Pertanian Perhutanan Sosial Andalan Generasi Mandiri dan Sejahtera (PISANG EMAS) di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.

Pada program ini, Pupuk Kaltim memberikan pendampingan langsung tata kelola lahan pertanian dan antisipasi penyakit tanaman khususnya pisang yang menjadi komoditas andalan masyarakat setempat.

AVP Pembangunan Ekonomi TJSL Pupuk Kaltim Irma Safni, mengungkapkan dengan program PISANG EMAS, Pupuk Kaltim menghadirkan pelatihan yang menyasar peningkatan kapasitas petani dalam mengelola lahan pertanian secara lestari, sekaligus memberikan edukasi teknis dan praktis dalam penggunaan pupuk hayati dan pengendalian penyakit tanaman.

Program ini tak hanya berfokus pada peningkatan produksi, namun juga menekankan pentingnya kelestarian lingkungan serta kemandirian petani sebagai pelaku utama ketahanan pangan.

Pelatihan ini sengaja dilaksanakan di kawasan Perhutanan Sosial Desa Suka Rahmat, mengingat program Perhutanan Sosial adalah salah satu pilar utama dalam strategi nasional untuk memperkuat pengelolaan hutan berbasis masyarakat.

Dan kawasan ini bukan hanya menjadi tempat hidup, tetapi juga sumber kesejahteraan dan ketahanan pangan bagi masyarakat. Langkah ini pun bentuk komitmen jangka panjang Pupuk Kaltim dalam menjawab tantangan pangan dan lingkungan secara simultan, sehingga edukasi tentang pertanian berkelanjutan menjadi sangat penting untuk dibekali bagi para petani.

Baca Juga:  21 Calon Karyawan Pupuk Kaltim Ikuti Pelatihan Kewiraan 

 “Sebab pertanian hari ini tidak hanya berbicara soal kapasitas produksi, tetapi juga bagaimana mempertahankan kualitas tanah hingga keberlanjutan lingkungan yang harus kita jaga dengan lebih baik,” ungkap Irma saat membuka pelatihan, Selasa (29/4/2025).

Selama pelatihan, para petani akan didampingi dalam pembuatan kompos berbasis Biodex secara langsung di lapangan. Di mana produk ini merupakan inovasi Pupuk Kaltim dalam menjawab tantangan pertanian, guna meningkatkan kesuburan tanah hingga produktivitas hasil pertanian dengan lebih ramah lingkungan.

Pupuk hayati Biodex dapat menjadi solusi alami yang mampu memperbaiki struktur dan kesuburan tanah secara berkelanjutan, karena mengandung mikroorganisme aktif yang dapat membantu proses dekomposisi bahan organik, meningkatkan ketersediaan unsur hara, serta menekan perkembangan penyakit tanaman.

“Termasuk antisipasi dan penanganan penyakit layu pada pisang, juga menjadi pokok pelatihan bagi para petani. Mengingat komoditas andalan harus dipacu agar lebih maksimal dengan kualitas hasil yang sesuai. Hal ini pun diharap makin berdampak terhadap peningkatan kapasitas produksi hasil pertanian pisang yang dikelola,” terang Irma.

Melalui program PISANG EMAS, Pupuk Kaltim menegaskan peran sebagai agen pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini menjadi kontribusi nyata perusahaan terhadap pencapaian SDGs, khususnya pada poin-poin strategis seperti pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, perlindungan ekosistem darat, dan kemitraan untuk mencapai tujuan.

Baca Juga:  Tingkatkan Kesiapsiagaan Pengamanan Pelabuhan, Pupuk Kaltim Bersama JVC Gelar Joint Exercise ISPS Code 2022

Hal ini melihat pendekatan dalam pelatihan tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga membangun mentalitas baru di kalangan petani untuk menjadi pelaku pertanian yang adaptif, inovatif dan ramah lingkungan.

“Kami harap pelatihan ini menjadi momentum bagi petani hutan untuk semakin mandiri serta mampu mengelola sumber daya secara lestari. Sebab pertanian masa depan adalah pertanian yang tidak hanya memikirkan panen hari ini, tapi juga keberlanjutan untuk generasi yang akan datang,” tambah Irma.

UPT Penyuluhan Pertanian dan Perikanan DTPHP Kabupaten Kutai Timur Pujiati, menyambut positif program PISANG EMAS yang digagas Pupuk Kaltim dalam mendorong pertanian berkelanjutan bagi para petani.

Terlebih kawasan pertanian Desa Suka Rahmat yang saat ini mulai bergeser ke perkebunan sawit, dapat kembali dioptimalkan pada komoditas andalan, sehingga tata kelola lahan pertanian produktif dapat diarahkan kembali untuk mendorong sektor pertanian lokal.

“Seiring peningkatan kapasitas petani, produktivitas pisang yang selama ini menjadi komoditas masyarakat dapat makin tumbuh dan berkembang. Termasuk kesehatan lahan dapat terjaga dengan lebih baik,” ucap Pujiati.

Baca Juga:  Dorong Keterlibatan Masyarakat Atasi Stunting, Pupuk Kaltim Gelar Rembug Tingkat Kelurahan

Mewakili UPTD KPHP Santan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim Endang Mustinah, pun mengapresiasi dukungan Pupuk Kaltim dalam mendorong produktivitas kawasan perhutanan sosial, melalui pemberdayaan petani untuk memaksimalkan tata kelola lahan dengan pengembangan komoditas pertanian.

Kata dia, pelatihan ini sangat dibutuhkan para petani Desa Suka Rahmat dalam mengelola lahan secara bijak, guna memaksimalkan hasil tanaman pisang yang dikelola.

 “Petani Suka Rahmat saat ini telah mulai menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga daya dukung lahan secara berkelanjutan. Maka bekal pengetahuan seperti ini sangat dibutuhkan, agar perhutanan sosial bisa digarap maksimal untuk pengembangan komoditas pisang,” terang Endang.

Dirinya berharap kesinambungan pembinaan dan pendampingan Pupuk Kaltim, agar hasil pertanian pisang yang dikelola tidak hanya sebatas peningkatan produksi primer, namun dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.

Salah satunya penciptaan produk turunan sebagai usaha bersama, sehingga makin berdampak terhadap peningkatan perekonomian lokal.

“Dengan upaya ini, kita bisa menciptakan UMKM baru yang berfokus pada hasil olahan pisang sebagai bentuk nilai tambah bagi masyarakat. Kami harap ke depannya dapat turut didukung Pupuk Kaltim bagi petani Suka Rahmat,” harap Endang. (*)

Tags: pupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Belum Juga Rampung, Proyek WTP Kanaan Kembali Dapat Perpanjangan Waktu

Next Post

Erick Thohir Sebut APBD Boleh untuk Sepak Bola

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.