BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemkot Bontang menargetkan Rumah Sakit (RS) Taman Sehat atau RS Tipe D mulai beroperasi pada pertengahan 2026. Saat ini, pembangunan fasilitas dan pemenuhan kebutuhan tenaga medis masih berlangsung secara paralel.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, Bachtiar Mabe, menyebut pihaknya sudah membentuk tim sejak awal, mulai dari tim renovasi, tim SDM, hingga tim perizinan.
“Semuanya berjalan paralel. Ada tim renovasi, tim SDM, dan juga tim perizinan,” jelasnya.
Meski sebagian fasilitas rampung, beberapa kebutuhan utama masih dalam proses. Antara lain ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), laundry, kamar jenazah, genset, hingga area parkir. Kendala perizinan juga masih terkait kelengkapan fasilitas tersebut.
“Izin operasional baru bisa diproses setelah seluruh fasilitas lengkap. Tim provinsi akan turun survei sebelum rekomendasi keluar,” ujarnya.
Dari sisi SDM, Dinkes tengah mendata kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter, perawat, hingga tenaga pendukung lainnya. Rekrutmen tambahan akan dilakukan jika kebutuhan belum mencukupi.
Total anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan RS Taman Sehat mencapai Rp40 miliar. Dana itu mencakup pembangunan parkir, pemindahan genset, pembangunan gedung genset, jalan, serta gapura.
“Sebagian dikerjakan melalui anggaran perubahan tahun ini, sisanya akan dilanjutkan lewat APBD murni tahun depan,” kata Mabe.
Diketahui, pembangunan RS Tipe D ini sudah dimulai sejak 2019 dengan anggaran awal Rp7,3 miliar, disusul Rp11,6 miliar pada 2020. Namun hingga kini, gedung yang telah berdiri belum juga difungsikan. (ak)







