• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Isu Dua RS Swasta Bontang Turun Kelas, Dinkes: Kami Masih Tunggu Hasil Resmi

by Redaksi Bontang Post
19 Juni 2026, 08:58
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kepala Dinkes Bontang, drg Toetoek Pribadi Ekowati

Kepala Dinkes Bontang, drg Toetoek Pribadi Ekowati

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kabar mengenai dua rumah sakit swasta di Kota Bontang yang disebut turun klasifikasi menjadi rumah sakit tipe D mulai menjadi perbincangan. Menanggapi isu tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang mengaku masih menunggu laporan resmi hasil pembinaan, pengawasan, dan pengendalian (Binwasdal) sebelum mengambil kesimpulan.

Kepala Dinkes Bontang drg Toetoek Pribadi Ekowati, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi resmi terkait perubahan status rumah sakit dimaksud.

“Kalau terkait informasi itu saya belum mendapat laporan resmi. Biasanya Dinas Kesehatan mengetahui perkembangan melalui kegiatan Binwasdal yang dilakukan secara berkala ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan BPJS Kesehatan, RSUD Taman Husada Bontang masih berstatus rumah sakit tipe B. Sementara rumah sakit swasta berstatus tipe C yakni RSIB dan RS Pupuk Kaltim. Adapun rumah sakit yang saat ini tercatat berstatus tipe D adalah RS Amalia Bontang dan RS LNG Badak.

Baca Juga:  Rumah Sakit Taman Sehat Belum Bisa Difungsikan

Toetoek menegaskan perubahan klasifikasi rumah sakit tidak dilakukan secara sembarangan karena mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

Menurutnya, penilaian klasifikasi rumah sakit saat ini tidak hanya didasarkan pada jumlah tempat tidur, tetapi juga mempertimbangkan berbagai aspek lain seperti sarana dan prasarana, ketersediaan alat kesehatan, jumlah tenaga medis dan dokter spesialis, hingga mutu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Permenkes mengatur secara rinci kriteria rumah sakit. Jadi bukan hanya soal jumlah tempat tidur, tetapi juga sarana prasarana, alat kesehatan, tenaga kesehatan, dan berbagai standar lainnya,” katanya.

Ia menjelaskan setiap rumah sakit sebenarnya telah memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap regulasi yang berlaku. Karena itu, seluruh manajemen rumah sakit wajib memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga:  RS Tipe D Difungsikan Sesuai Rencana Awal

Dalam pelaksanaannya, Dinkes Bontang secara berkala melakukan pembinaan dan pengawasan melalui kegiatan Binwasdal. Melalui kegiatan tersebut, berbagai kekurangan yang ditemukan akan dicatat dan diberikan rekomendasi perbaikan.

“Kalau ada kekurangan, kami catat dan diberikan masukan. Pada Binwasdal berikutnya akan dilihat apakah rekomendasi tersebut sudah ditindaklanjuti atau belum,” tuturnya.

Toetoek juga menyoroti pentingnya peran BPJS Kesehatan dalam sistem pelayanan kesehatan di Bontang. Sebagai daerah yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC), sebagian besar pembiayaan layanan kesehatan masyarakat terhubung dengan BPJS Kesehatan.

Karena itu, rumah sakit yang ingin bekerja sama dengan BPJS wajib memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk akreditasi dan standar pelayanan yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga:  Legal Opinion RS Tipe D Belum Terbit

“Rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS harus terakreditasi dan memenuhi standar pelayanan. Jadi tidak bisa sembarangan. Justru rumah sakit mitra BPJS adalah fasilitas kesehatan yang sudah memenuhi berbagai persyaratan,” jelasnya.

Ia menambahkan, klasifikasi rumah sakit dapat berubah apabila hasil evaluasi menunjukkan adanya ketidaksesuaian terhadap standar yang berlaku. Sebaliknya, rumah sakit yang terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas juga berpeluang naik kelas. (ak)

Tags: RS Bontangrs tipe d
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

100 Relawan Damkar Bontang Digembleng Hadapi Kondisi Darurat, Belajar Rescue hingga Karhutla

Next Post

Temuan Honor ASN Rp9,5 Miliar di Kukar Didalami, Inspektorat Sebut Terjadi di Dinas PK

Related Posts

Defisit Anggaran, Pemkot Bontang Tunda Pembangunan RS Tipe D dan Revitalisasi GOR Taman Prestasi
Pemkot Bontang

Defisit Anggaran, Pemkot Bontang Tunda Pembangunan RS Tipe D dan Revitalisasi GOR Taman Prestasi

14 Juli 2026, 18:32
RS Taman Sehat Bontang Lanjut, Disiapkan Jadi Back Up RSUD Taman Husada
Bontang

RS Taman Sehat Bontang Lanjut, Disiapkan Jadi Back Up RSUD Taman Husada

10 April 2026, 11:36
Benahi RS Taman Sehat Bontang, Neni Moerniaeni Gas Penguatan SDM dan Revitalisasi UGD
Bontang

Benahi RS Taman Sehat Bontang, Neni Moerniaeni Gas Penguatan SDM dan Revitalisasi UGD

7 Januari 2026, 15:07
Anggaran Terbatas, Pembangunan Lantai Tiga Parkir RS Tipe D Bontang Tertunda
Bontang

Anggaran Terbatas, Pembangunan Lantai Tiga Parkir RS Tipe D Bontang Tertunda

3 Januari 2026, 15:00
DPRD Soroti Gedung Parkir RS Tipe D Bontang, Dinilai Belum Tuntas Meski Diklaim Selesai
Bontang

DPRD Soroti Gedung Parkir RS Tipe D Bontang, Dinilai Belum Tuntas Meski Diklaim Selesai

2 Januari 2026, 12:19
Aktivitas Pekerja Picu Sorotan, Diskes Tegaskan Gedung Parkir RS Tipe D Bontang Sudah Selesai
Bontang

Aktivitas Pekerja Picu Sorotan, Diskes Tegaskan Gedung Parkir RS Tipe D Bontang Sudah Selesai

1 Januari 2026, 16:31

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.