• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Kronologi Suami Mutilasi Istri Siri Jadi 65 Potongan di Surabaya

by Redaksi Bontang Post
8 September 2025, 16:47
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Tiara Angelina Saraswati dan Alvi Maulana

Tiara Angelina Saraswati dan Alvi Maulana

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Kasus mutilasi yang mengguncang Mojokerto dan Surabaya akhirnya terungkap. Korban bernama Tiara Angelina Saraswati (25) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan. Tubuhnya dicabik menjadi 65 potongan oleh suami sirinya sendiri, Alvi Maulana (24).

Pasangan ini tinggal di rumah kos kawasan Lakarsantri, Surabaya, sejak April 2025. Hubungan mereka kerap diwarnai pertengkaran. Puncaknya terjadi pada Sabtu malam, 6 September, ketika cekcok hebat kembali pecah.

Menurut keterangan polisi, Tiara sempat mengunci pintu kamar namun akhirnya membuka. Alvi lalu menyusul ke lantai dua, dan pertengkaran semakin memanas hingga terdengar tetangga sekitar. Dalam kondisi emosi, Alvi menghabisi nyawa istrinya lalu mutilasi tubuh korban di kamar mandi.

Potongan tubuh korban kemudian dibawa sebagian ke Pacet, Mojokerto, dan dibuang ke semak-semak. Warga menemukan potongan tubuh kecil—dari tangan, kaki, hingga jaringan otot—yang jumlahnya mencapai 65 bagian.

Baca Juga:  Motif Pembunuhan Mutilasi di Samarinda Terungkap, Dipicu Sakit Hati dan Konflik Pribadi

Penggeledahan di kamar kos mengungkap fakta lebih menyeramkan. Polisi mendapati potongan tubuh lain, termasuk mata dan kulit korban, disimpan dalam lemari. Identitas korban akhirnya dipastikan lewat sidik jari sistem Mambis.

Tak sampai 14 jam setelah penemuan potongan tubuh, polisi menangkap Alvi Maulana di kawasan Lidah Wetan, Surabaya. Ketua RT setempat menyebut, Alvi tampak tenang saat digelandang petugas.

Pelaku yang berasal dari Labuhanbatu, Sumatera Utara, kini ditahan di Polres Mojokerto. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti: pisau dapur, pisau daging, palu, dan gunting taman yang diduga digunakan untuk mengeksekusi korban.

Pemilik kos, Budiono, mengaku tingkah Alvi sudah lama mencurigakan. Pelaku dikenal tertutup dan kerap menghindar ketika ditanya pekerjaannya. “Orangnya pendiam, kalau ditanya kerja di mana selalu mengelak,” ungkap Budiono.

Baca Juga:  Orangtua Banting Tulang Jual Sempol di Lamongan, Shock Temukan Anaknya Terpotong 65 Bagian

Kasus ini masih terus diselidiki, sementara polisi mendalami motif pelaku melakukan mutilasi sadis terhadap korban.

Gelagat Aneh Alvi Maulana

Satu per satu fakta mengenai kasus mutilasi di Mojokerto mulai terungkap. Polisi memastikan pelaku adalah Alvi Maulana (24), warga Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Penangkapan berlangsung Minggu dini hari, 7 September 2025, di sebuah kamar kos di kawasan Lidah Wetan, Surabaya. Alvi tinggal seorang diri di kamar berukuran 3×4 meter itu.

Sejumlah barang bukti juga diamankan polisi, mulai dari pisau dapur, pisau daging, palu, hingga gunting taman—alat yang diduga digunakan untuk mengeksekusi korban.

Sehari sebelumnya, warga Pacet, Mojokerto, digegerkan temuan potongan tubuh manusia di semak belukar. Polisi kemudian mengidentifikasi korban sebagai Tiara, mahasiswi asal Lamongan. Identitas itu dipastikan melalui sidik jari.

Baca Juga:  239 Tulang dan 22 Gigi Korban Mutilasi Ditemukan di Kos Pelaku

Tiara dan Alvi diketahui tinggal bersama di Surabaya sejak April lalu, setelah pelaku mengaku menikah siri dengan korban.

Di lingkungan kos, sikap Alvi belakangan disebut berubah. Pemilik kos, Budiono, mengaku sempat curiga dengan tingkah penyewa barunya itu.

Alvi sering menutup diri dan menghindar bila ditanya soal aktivitas sehari-harinya.

“Orangnya pendiam, kalau ditanya kerja di mana selalu mengelak,” kata Budiono. (KP)

Tags: kasus mutilasi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kasus Tugu Bontang Jadi Pelajaran, Dewan Minta Administrasi Proyek Diperketat

Next Post

Jalan Layang Batal, Pemkot Usulkan Jalan Proteksi untuk Atasi Rob Bontang Kuala

Related Posts

Motif Pembunuhan Mutilasi di Samarinda Terungkap, Dipicu Sakit Hati dan Konflik Pribadi
Kriminal

Motif Pembunuhan Mutilasi di Samarinda Terungkap, Dipicu Sakit Hati dan Konflik Pribadi

23 Maret 2026, 10:23
239 Tulang dan 22 Gigi Korban Mutilasi Ditemukan di Kos Pelaku
Nasional

239 Tulang dan 22 Gigi Korban Mutilasi Ditemukan di Kos Pelaku

8 September 2025, 20:00
Nasional

Orangtua Banting Tulang Jual Sempol di Lamongan, Shock Temukan Anaknya Terpotong 65 Bagian

8 September 2025, 19:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.