BONTANGPOST.ID, Bontang – Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengingatkan pentingnya ketelitian dalam administrasi dan pengawasan proyek pemerintah. Hal itu ia sampaikan saat sidak proyek drainase dan trotoar di Simpang Tiga Ramayana, Senin (8/9/2025).
Menurut Andi Faizal, setiap proyek harus memiliki dokumen perencanaan yang jelas dan disertai pengawasan ketat. Ia mencontohkan kasus proyek Tugu Selamat Datang Bontang yang kini tengah diselidiki Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang.
“Kita harus belajar dari kasus Tugu Selamat Datang. Jangan sampai ada perubahan proyek tanpa dokumen kesepakatan yang sah,” tegasnya.
Apalagi, proyek drainase di lokasi sidak kali ini menelan anggaran cukup besar, yakni Rp 23 miliar. Ia meminta Dinas PUPRK Bontang lebih teliti dalam perencanaan dan pelaksanaan, agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.
“Segala fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran publik pasti menjadi perhatian masyarakat. Jangan sampai dianggap kurang matang,” ujarnya.
Sebelumnya, Kejari Bontang telah menaikkan status dugaan korupsi proyek landmark Tugu Selamat Datang senilai Rp1,3 miliar ke tahap penyidikan.
Kepala Kejari Bontang, Pilipus Siahaan, menyebut pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan, mulai dari dokumen perencanaan yang tidak sesuai prosedur, hingga pelaksanaan proyek yang tidak dikerjakan oleh perusahaan pemenang kontrak.
Kasus ini semakin menegaskan pentingnya administrasi yang rapi dan pengawasan ketat dalam setiap pembangunan infrastruktur di Kota Bontang. (*)







