BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mematangkan rencana pengembangan Pelabuhan Loktuan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dan kawasan multifungsi. Wakil Wali Kota Agus Haris (AH) mengatakan pelabuhan ini ditargetkan menjadi kontributor Pendapatan Daerah terbesar.
“Kami sudah komitmen, Pelabuhan Loktuan akan jadi titik penyumbang PD terbanyak. Beberapa waktu lalu, kami lakukan penertiban dan pembongkaran area sebagai persiapan pembangunan,” ujar AH, Minggu (9/11/2025).
Setelah penataan selesai, Pemkot akan membangun tempat penampungan barang berbentuk kontainer multifungsi (P3M) untuk aktivitas logistik dan perdagangan. AH menambahkan, “Kontainer ini bisa digunakan untuk berbagai aktivitas ekonomi sekaligus industri, membuat pelabuhan bersifat multifungsi.”
Kawasan Pelabuhan Loktuan juga akan dipadukan dengan konsep wisata religi dan wisata industri. “Selain fungsi logistik, pelabuhan akan menjadi kawasan terpadu yang mendukung ekonomi, industri, dan wisata,” jelas AH.
Meskipun perencanaan matang, pembangunan fisik baru akan dimulai bertahap tahun depan karena penurunan APBD Bontang hingga Rp800 miliar. “Proyek pelabuhan senilai Rp75 miliar harus menunggu kondisi keuangan daerah dan nasional stabil,” ucap AH.
Pemkot Bontang juga telah mengajukan proposal pengembangan ke Kementerian Perhubungan. AH menekankan perubahan mekanisme pembiayaan pusat yang kini langsung mengerjakan proyek berdasarkan usulan daerah. “Kami siap mengikuti pola baru ini agar pembangunan lebih merata,” tutupnya. (ak)







