BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang meluncurkan inovasi pelayanan berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mempermudah akses informasi perizinan bagi masyarakat.
Siti Hardiyanti, pegawai DPMPTSP Kota Bontang yang menjadi penggagas layanan ini, memperkenalkan inovasi bernama Teman Responsif Perizinan Anda (TERA). Layanan ini merupakan chatbot berbasis WhatsApp yang dirancang untuk memberikan informasi perizinan secara cepat dan praktis menggunakan teknologi AI.
“TERA hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin mencari informasi perizinan dengan cepat dan praktis. Cukup kirim pesan ke WhatsApp TERA, pertanyaan akan dijawab otomatis,” jelasnya pada Selasa (28/10/2025).
Penggunaan WhatsApp sebagai platform utama layanan TERA memiliki pertimbangan khusus. Aplikasi ini telah sangat familiar di kalangan masyarakat Bontang, sehingga lebih mudah diakses dibandingkan portal perizinan berbasis web yang sudah ada sebelumnya.
Meskipun DPMPTSP telah memiliki portal Perizinan Digital, penggunaan website dinilai masih kurang familiar bagi sebagian masyarakat.
“Kalau lewat website, masyarakat harus membuka satu per satu halaman dan mencari manual. Sedangkan lewat WA, tinggal ketik saja, misalnya ‘izin reklame’, nanti langsung muncul jawabannya,” ungkap Siti.
Pada tahap awal, TERA telah melayani beberapa jenis perizinan non-berusaha yang terhubung dengan sistem Perizinan Digital. Pengembangan akan terus dilakukan agar layanan perizinan berusaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) serta izin risiko rendah, menengah, dan tinggi juga dapat diakses melalui chatbot ini.
Salah satu keunggulan TERA adalah kemampuannya memberikan referensi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sesuai jenis usaha yang dicari.
“Misalnya ingin tahu KBLI untuk usaha warung kopi, tinggal ketik ‘KBLI warung kopi’, nanti keluar hasilnya,” tambahnya.
Masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan TERA melalui tautan yang tersedia di akun Instagram resmi DPMPTSP Kota Bontang. Tersedia juga barcode yang dapat langsung dipindai untuk membuka nomor WhatsApp TERA.
Sistem ini dipantau secara manual oleh admin. Apabila chatbot belum mampu menjawab pertanyaan tertentu, pengguna akan diarahkan untuk menghubungi Customer Service (Tanya PTSP) agar tetap mendapatkan jawaban yang dibutuhkan.
“Jadi kalau chatbot belum bisa menjawab, langsung kami arahkan ke CS,” tegasnya. (*)







