BONTANGPOST.ID – Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menyerukan tak ada kompromi aktivitas illegal untuk menjaga kelestarian hutan di Kaltim.
Peningkatan kewaspadaan terhadap aktivitas ilegal di kawasan hutan menyusul maraknya kasus deforestasi sejumlah daerah Indonesia yang memicu bencana besar.
“Aparat memastikan upaya penindakan dilakukan tanpa kompromi untuk menjaga ekosistem Kaltim tetap aman,” tegas Endar.
Mantan Direktur Penyelidik KPK ini menuturkan, ini menjadi perhatian serius setelah berbagai kasus pembalakan dan perusakan hutan di provinsi lain menyebabkan banjir bandang dan longsor.
Alumni Akpol 1994 itu tidak ingin musibah serupa yang terjadi di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh terulang di Kaltim.
“Polda Kaltim berupaya agar perusakan ekosistem tidak terjadi di wilayah kita seperti yang terjadi di provinsi lain. Jika ada pembalakan hutan, penegakan hukum akan dilakukan sesuai aturan,” serunya.
Meski belum membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus, Endar menegaskan proses penegakan hukum tetap berlangsung melalui unit pidana khusus yang menangani kejahatan kehutanan dan pertambangan ilegal.
“Untuk sementara Satgas belum dibentuk. Namun penegakan hukum terus dilakukan secara rutin, termasuk terhadap penambangan ilegal dan tindak pidana lainnya,” jawabnya.
Jenderal bintang dua ini menilai hutan Kaltim memiliki peran krusial dalam mencegah bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Untuk itu, peran seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kelestarian hutan adalah tanggung jawab bersama. Kepolisian siap berada di garis terdepan dalam menindak pelaku kejahatan lingkungan,” ungkapnya. (KP)







