BONTANGPOST.ID – Tren investasi properti di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan pergeseran demografi yang signifikan. Produk rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kini tidak lagi didominasi keluarga mapan, melainkan mulai dikuasai kalangan anak muda dari Generasi Z.
Direktur PT Kunci Pintu Rumah, Sunarti Amirulloh, menilai kelompok usia produktif tersebut semakin sadar akan pentingnya memiliki aset properti sejak dini sebagai instrumen investasi jangka panjang. Menurutnya, Generasi Z saat ini menunjukkan kecerdasan finansial yang patut diapresiasi.
Berdasarkan pengamatannya sebagai pengembang perumahan Green Bayt di Kilometer 12 Balikpapan, minat Gen Z terhadap rumah MBR terus meningkat secara konsisten.
“Sekarang justru pasarnya didominasi Gen Z. Mereka memanfaatkan skema angsuran rumah MBR yang terjangkau dengan tenor hingga 20 tahun,” ujar Sunarti.
Ia menjelaskan, meski usia produktif umumnya berada di atas 30 tahun, banyak anak muda kini sudah berani mengambil keputusan membeli rumah lebih awal. Hal itu didorong pemahaman bahwa skema pembiayaan rumah MBR memberikan kemudahan serta peluang investasi jangka panjang.
Selain itu, harga rumah MBR di wilayah Kaltim saat ini dipatok sekitar Rp182 juta untuk tipe 36 dengan luas tanah 70 meter persegi. Sunarti menyebut, sekitar 100 pengembang yang tergabung dalam Apersi Kaltim terus menyiapkan stok hunian untuk mengantisipasi penambahan kuota dari pemerintah.
Terkait rencana penyesuaian harga pada 2026, ia mengaku belum ada kepastian. Saat ini, para pengembang masih menunggu regulasi terbaru dari pemerintah pusat.
“Kami masih menunggu aturan terbaru. Namun komitmen untuk menyediakan rumah layak huni dengan harga terjangkau tetap menjadi prioritas,” pungkasnya. (KP)




