• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Longsor Kanaan Bontang, Wawali Agus Haris Dorong Kajian Relokasi Warga

by Redaksi Bontang Post
19 Januari 2026, 14:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pemkot Bontang diminta segera membuat kajian terkait penanganan kejadian longsor yang terjadi di RT 1, Kelurahan Kanaan, beberapa hari lalu. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Pemkot Bontang diminta segera membuat kajian terkait penanganan kejadian longsor yang terjadi di RT 1, Kelurahan Kanaan, beberapa hari lalu. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Musibah longsor dan banjir yang terjadi di RT 01 Kelurahan Kanaan mendapat perhatian serius Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. Ia menegaskan pentingnya kajian menyeluruh terhadap kawasan permukiman rawan longsor dan banjir di Kota Bontang.

Menurut Agus Haris, pemerintah tidak boleh menunggu bencana terjadi baru kemudian bertindak, karena persoalan tersebut menyangkut langsung keselamatan jiwa masyarakat. Pria yang akrab disapa AH ini meminta dinas teknis seperti Dinas Perkimtan, PUPRK, serta perangkat wilayah mulai dari RT, kelurahan hingga kecamatan segera menyusun laporan resmi terkait kondisi alam di lokasi terdampak.

Laporan tersebut akan menjadi dasar pengambilan kebijakan strategis, termasuk kemungkinan relokasi warga.
“Ini bukan persoalan satu hari atau satu kejadian. Warga akan tinggal di situ selamanya. Kalau secara teknis berisiko dan mengancam keselamatan, maka harus dikaji serius dan dibuat laporan resminya,” ujar AH.

Baca Juga:  Warga dan Pemilik Lahan di Kanaan Bontang Adu Argumen, Mediasi Penutupan Akses Gang Pemakaman Masih Buntu

Ia menekankan, laporan harus memuat kronologi kejadian, kondisi pascabencana, serta proyeksi dampak ke depan. Data tersebut penting agar pemerintah daerah memiliki dasar kuat saat membawa persoalan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), hingga disampaikan kepada Wali Kota dan DPRD Bontang.

Jika hasil kajian menyatakan wilayah tersebut tidak layak huni, relokasi menjadi salah satu opsi yang perlu dibicarakan secara terbuka dan bertanggung jawab. Namun, Agus Haris menegaskan relokasi tidak bisa dilakukan secara sepihak.

“Kalau warga secara sukarela pindah dan membangun sendiri, itu tidak masalah. Tapi kalau ini murni faktor alam yang diperparah aktivitas manusia dan warga merasa dirugikan, maka pemerintah harus hadir,” tegasnya.

Baca Juga:  Longsor Lahan Galian C Rusak Permukiman, Warga Kanaan Bontang Tuntut Ganti Rugi

AH juga menyoroti pentingnya peran Musrenbang di tingkat kelurahan hingga kota. Aspirasi warga di kawasan rawan bencana harus disuarakan oleh delegasi RT agar masuk dalam dokumen perencanaan seperti RKPD dan memiliki alokasi anggaran yang jelas.

“Jangan sampai kita selalu sibuk setelah kejadian. Sekarang waktunya mitigasi. Titik-titik rawan harus dipetakan dan ditangani secara serius,” katanya.

Ia menambahkan, kajian tersebut tidak hanya difokuskan pada satu lokasi, melainkan mencakup seluruh kawasan permukiman di Bontang yang berpotensi terdampak longsor, banjir, maupun pergerakan tanah.

Sebelumnya, aktivitas warga di RT 01 Kampung Timur, Kelurahan Kanaan, Bontang Barat, terganggu pasca longsor dan banjir yang terjadi pada Kamis (15/1/2026) pagi. Lurah Kanaan, Salmon Kanaan Payung Allo, mengungkapkan terdapat empat bangunan terdampak longsor di kawasan yang berada dekat tebing bekas tambang ilegal galian C.

Baca Juga:  Polisi Terima Aduan Warga Soal Longsor Kanaan Bontang, Diduga Dipicu Bekas Galian C Ilegal

Kondisi tanah yang labil membuat longsor mudah terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Material pasir dari longsoran terbawa aliran banjir hingga masuk ke permukiman warga, menyebabkan sejumlah rumah tidak dapat ditempati sementara waktu dan memaksa warga mengungsi.

Warga kini membutuhkan bantuan peralatan untuk membersihkan endapan pasir di dalam rumah. Selain itu, pembangunan tanggul permanen dinilai mendesak guna mencegah longsor susulan. (ak)

Tags: galian C Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Longsor di Kanaan, JAP; Penanganan Belum Sentuh Akar Masalah

Next Post

Pemkot Bontang Tawarkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Kanaan ke Rusunawa Guntung

Related Posts

Polisi Ungkap Modus Tambang Ilegal di Bontang, Aktivitas Berhenti Saat Dicek
Bontang

Polisi Ungkap Modus Tambang Ilegal di Bontang, Aktivitas Berhenti Saat Dicek

22 Agustus 2026, 21:08
Longsor Berulang Ancam Warga Kampung Timur, DPUPRK Bontang Sebut Terkendala Lahan Pribadi
Bontang

Longsor Berulang Ancam Warga Kampung Timur, DPUPRK Bontang Sebut Terkendala Lahan Pribadi

17 Juni 2026, 13:44
Ganti Rugi Korban Longsor Kanaan Bontang Mandek, Pemilik Lahan Disebut Terkendala Dana
Bontang

Ganti Rugi Korban Longsor Kanaan Bontang Mandek, Pemilik Lahan Disebut Terkendala Dana

4 Juni 2026, 11:42
Polisi Ungkap Alasan Kasus Galian C Kanaan Bontang Penyebab Longsor Tak Diproses Hukum
Bontang

Polisi Ungkap Alasan Kasus Galian C Kanaan Bontang Penyebab Longsor Tak Diproses Hukum

3 Juni 2026, 11:46
Ganti Rugi Belum Tuntas, Warga Kanaan Bontang Dihantui Longsor Susulan
Pemkot Bontang

Warga Terdampak Longsor Kanaan Bontang Tolak Pindah ke Rusunawa, Pilih Bertahan di Rumah

29 Mei 2026, 19:24
Ganti Rugi Belum Tuntas, Warga Kanaan Bontang Dihantui Longsor Susulan
Bontang

Ganti Rugi Belum Tuntas, Warga Kanaan Bontang Dihantui Longsor Susulan

29 Mei 2026, 19:19

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.