• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Longsor di Kanaan, JAP; Penanganan Belum Sentuh Akar Masalah

by Dwi Kurniawan Nugroho
19 Januari 2026, 13:18
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Penanganan sementara pasca longsor di Kampung Timur, Kelurahan Kanaan, masih difokuskan pada pemadatan tanah di sekitar rumah warga. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Penanganan sementara pasca longsor di Kampung Timur, Kelurahan Kanaan, masih difokuskan pada pemadatan tanah di sekitar rumah warga. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Penanganan longsor di Kampung Timur, Kelurahan Kanaan, dinilai belum menyentuh akar persoalan. Sekretaris Komisi C DPRD Bontang Joni Alla’ Padang, mendesak Pemerintah Kota Bontang segera mengambil langkah serius dan menyeluruh.

Ia mengingatkan, dengan intensitas hujan yang masih tinggi, potensi banjir dan longsor susulan sangat besar dan terus meresahkan warga yang bermukim di kawasan tersebut.

Dari pantauan di lapangan, penanganan yang dilakukan sejauh ini masih bersifat sementara. Upaya tersebut berupa pemadatan tanah di sekitar rumah warga agar tidak becek, serta penanganan awal pada dinding tanah yang longsor. Kegiatan melibatkan personel TNI dari Kodim, BPBD, pihak kelurahan, dan warga setempat.

Baca Juga:  Satu Unit Excavator Disita Polda Kaltim di Lokasi Tambang Ilegal

Namun, menurut Joni, langkah tersebut belum menyasar penyebab utama longsor. Ia menilai, perubahan kontur tanah akibat aktivitas galian C menjadi faktor utama yang memicu bencana tersebut.

“Kalau penanganannya tidak dilakukan di sumber masalahnya, ini tidak akan pernah selesai,” ujar Joni saat ditemui di lokasi longsor, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, berkurangnya elevasi tanah akibat galian membuat arah aliran air berubah. Air yang sebelumnya mengalir ke sisi lain kini mengarah ke kawasan permukiman. Ditambah kondisi tanah yang tandus dan labil, air tertahan dan akhirnya memicu longsor.

“Air harus dialirkan dengan baik. Drainase harus berfungsi. Kalau tidak, tanah akan terus labil,” tegasnya.

Joni mendorong pembangunan tanggul penahan longsor menggunakan bronjong di bagian atas lahan rawan. Ia memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp500 juta, termasuk pembangunan saluran drainase agar air tidak mengendap di area atas.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Tegaskan Tidak Pernah Beri Izin Tambang Galian C di Hutan Lindung

“Harus ada tanggul penahan dan drainase yang jelas supaya dinding tanah lebih kuat,” katanya.

Ia juga menyoroti penanganan pasca longsor yang dinilai kurang maksimal. Joni mengungkapkan, BPBD sempat menurunkan alat berat, namun tanpa operator. Koordinasi peminjaman alat penarik (towing) ke PUPR pun terkendala karena alasan kerusakan dan keterbatasan bahan bakar.

“Akhirnya saya ambil inisiatif sendiri untuk membantu kekurangan di lapangan,” ungkapnya.

Bahkan setelah peristiwa longsor tersebut viral di media sosial, Joni menilai belum ada penanganan lanjutan yang signifikan. Menurutnya, seharusnya seluruh dinas terkait bergerak bersama karena persoalan ini menyangkut keselamatan warga.

“Pasca viral pun belum ada penanganan berarti. Padahal ini soal nyawa masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga:  Jalan Baru Senilai Rp 14 Miliar Ditengarai karena Hauling Tambang Ilegal

Sebagai langkah darurat, Joni menyuplai tanggul sementara berupa karung pasir dan jumbo bag berisi tanah seberat sekitar satu ton. Namun ia menegaskan, solusi tersebut tidak bersifat jangka panjang.

“Ini hanya penanganan sementara. Karung pasir tidak akan bertahan lama. Harus ada penahan permanen,” pungkasnya. (*)

Tags: galian cgalian C BontangTambang Ilegal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rugikan Negara Rp3,9 Miliar, Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Dituntut 5,5 Tahun Penjara

Next Post

Longsor Kanaan Bontang, Wawali Agus Haris Dorong Kajian Relokasi Warga

Related Posts

Polisi Ungkap Modus Tambang Ilegal di Bontang, Aktivitas Berhenti Saat Dicek
Bontang

Polisi Ungkap Modus Tambang Ilegal di Bontang, Aktivitas Berhenti Saat Dicek

22 Agustus 2026, 21:08
Longsor Berulang Ancam Warga Kampung Timur, DPUPRK Bontang Sebut Terkendala Lahan Pribadi
Bontang

Longsor Berulang Ancam Warga Kampung Timur, DPUPRK Bontang Sebut Terkendala Lahan Pribadi

17 Juni 2026, 13:44
Ganti Rugi Korban Longsor Kanaan Bontang Mandek, Pemilik Lahan Disebut Terkendala Dana
Bontang

Ganti Rugi Korban Longsor Kanaan Bontang Mandek, Pemilik Lahan Disebut Terkendala Dana

4 Juni 2026, 11:42
Polisi Ungkap Alasan Kasus Galian C Kanaan Bontang Penyebab Longsor Tak Diproses Hukum
Bontang

Polisi Ungkap Alasan Kasus Galian C Kanaan Bontang Penyebab Longsor Tak Diproses Hukum

3 Juni 2026, 11:46
Ganti Rugi Korban Longsor Kanaan Belum Lunas, Polres Bontang Kembali Panggil Pemilik Lahan
Bontang

Ganti Rugi Korban Longsor Kanaan Belum Lunas, Polres Bontang Kembali Panggil Pemilik Lahan

1 Juni 2026, 10:35
Ganti Rugi Belum Tuntas, Warga Kanaan Bontang Dihantui Longsor Susulan
Pemkot Bontang

Warga Terdampak Longsor Kanaan Bontang Tolak Pindah ke Rusunawa, Pilih Bertahan di Rumah

29 Mei 2026, 19:24

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.