• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Jalan Desa Sekerat Jadi Jalur Truk Semen, Warga Keluhkan Debu dan Risiko Kecelakaan

by Redaksi Bontang Post
2 Februari 2026, 14:38
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Truk pengangkut batu koral melintas di jalan Desa Sekerat. Warga mengeluhkan debu dan bahaya kecelakaan akibat aktivitas kendaraan berat ini. (IST)

Truk pengangkut batu koral melintas di jalan Desa Sekerat. Warga mengeluhkan debu dan bahaya kecelakaan akibat aktivitas kendaraan berat ini. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Kutim – Warga Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), mengeluhkan aktivitas kendaraan berat milik perusahaan semen yang melintas di jalan lingkungan desa selama sekitar empat bulan terakhir.

Selain menimbulkan debu tebal yang mengganggu aktivitas harian, lalu lalang truk tersebut juga memicu kecelakaan yang melukai salah seorang warga.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, truk pengangkut batu koral sebagai bahan baku semen sebelumnya melintas melalui jalur khusus di belakang permukiman. Namun, akibat persoalan lahan, perusahaan diduga mengalihkan rute ke jalan desa.

“Ada lahan warga yang tidak dibebaskan oleh perusahaan, cuma disewa. Tapi ada satu orang yang bermasalah untuk sekalian dibebaskan, dan perusahaan tidak sanggup,” ujarnya, Minggu (1/2).

Baca Juga:  4 Hari Direndam Banjir, Bengalon Lumpuh

Menurutnya, pengalihan jalur tersebut dilakukan tanpa koordinasi dengan warga, sehingga menimbulkan keresahan. Kondisi kian memprihatinkan setelah terjadi kecelakaan pada Selasa (27/1) yang melibatkan warga dengan salah satu kendaraan perusahaan.

“Akibatnya korban mengalami luka di bagian pelipis,” jelasnya.

Setiap hari, diperkirakan sekitar 200 truk pengangkut batu koral melintas di jalan desa tersebut. Jumlah itu belum termasuk kendaraan lain yang mengangkut bahan baku tambahan maupun semen curah.

“Belum lagi kendaraan angkutan semennya, pengangkut bahan baku dan semen curahnya. Luar biasa sebenarnya,” tuturnya.

Warga menyebut, debu yang beterbangan menjadi dampak paling dirasakan, terutama bagi anak-anak dan aktivitas warga di sekitar jalan. Mereka pun mendesak perusahaan segera mengembalikan jalur kendaraan berat ke rute semula.

Baca Juga:  Parah, Jalan Menuju Sekolah Berbasis Budaya Berlumpur

“Sudah empat bulan berlalu. Kenapa baru ada kejadian (kecelakaan) baru mau diurus. Karena sudah ada kejadian, kami minta itu dialihkan ke belakang, ke jalur sebelumnya,” pungkasnya. (KP)

Tags: bengalontruk semen
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gerobak Jualan Warga Tanjung Laut Indah Bontang Digondol Maling, Aksinya Terekam CCTV

Next Post

Spanduk Kecaman Bus Perusahaan Bermunculan di Sangatta Usai Kecelakaan Maut

Related Posts

Jembatan Projasam 1 Bengalon Ditutup Total Mulai 20 Juli, Ini Jalur Alternatif Truk Besar
Kaltim

Jembatan Projasam 1 Bengalon Ditutup Total Mulai 20 Juli, Ini Jalur Alternatif Truk Besar

16 Juli 2026, 15:43
Kronologi Tragedi di Jalan Poros Bengalon–Sangatta, Dua Pengendara Tewas Terbakar di Simpang Perdau
Kaltim

Kronologi Tragedi di Jalan Poros Bengalon–Sangatta, Dua Pengendara Tewas Terbakar di Simpang Perdau

22 Juni 2026, 15:27
Petaka di Tengah Banjir Bengalon, Nenek dan Cucu Diserang Buaya Saat Bermain Air
Kaltim

Petaka di Tengah Banjir Bengalon, Nenek dan Cucu Diserang Buaya Saat Bermain Air

19 Februari 2026, 12:59
Buaya
Kaltim

Hilang di Sungai, Ibu Dua Anak Diduga Diterkam Buaya

2 Maret 2020, 16:00
Kasus Pencabulan Jadi Pembelajaran, Orang Tua Harus Sigap, Pemerintah Bertindak
Kaltim

ABG Dicabuli hingga Sulit Berdiri

15 April 2019, 16:00
Parah, Jalan Menuju Sekolah Berbasis Budaya Berlumpur
Breaking News

Parah, Jalan Menuju Sekolah Berbasis Budaya Berlumpur

9 September 2018, 11:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.