• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Asosiasi Pedagang Bontang Soroti Draft Penambahan Kuota Toko Modern Jadi 15 Gerai

by Redaksi Bontang Post
21 Februari 2026, 05:10
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
TIDAK IDEAL: Rencana penambahan kuota toko modern waralaba mendapatkan respon negatif dari asosiasi pedagang Kota Bontang. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

TIDAK IDEAL: Rencana penambahan kuota toko modern waralaba mendapatkan respon negatif dari asosiasi pedagang Kota Bontang. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Rencana penambahan kuota toko modern waralaba di Kota Bontang dari 8 menjadi 15 gerai menuai sorotan. Asosiasi Pedagang Kota Bontang menegaskan hingga kini kebijakan tersebut masih sebatas draft dan belum menjadi keputusan final.

Ketua Asosiasi Pedagang Kota Bontang, Syamsuar, menyampaikan bahwa selama regulasi baru belum disahkan, toko modern tambahan seharusnya belum diizinkan beroperasi.

“Sepanjang regulasi itu belum berubah, maka belum boleh beroperasi. Kalau masih tahap pembangunan silakan, tapi pengoperasian harus menunggu regulasi baru,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Ia juga menyoroti belum adanya komunikasi antara pemerintah daerah dan asosiasi pedagang terkait rencana tersebut. Padahal, menurutnya, pedagang lokal merupakan pihak yang terdampak langsung atas kebijakan penambahan kuota.

Baca Juga:  Tidak Berizin, Bisnis Waralaba Menjamur 

“Kami tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan. Ini menyangkut nasib pedagang lokal,” tegasnya.

Syamsuar menilai angka 15 gerai belum tentu ideal untuk kondisi Bontang saat ini. Ia meminta agar pemerintah melakukan kajian komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan sebelum menetapkan kebijakan.

“Harus ada kajian bersama. Berapa kuota yang benar-benar sesuai untuk Bontang? Apa dasar penambahannya? Itu harus terbuka ke publik,” katanya.

Di tengah pertumbuhan ekonomi yang melambat, ia menilai penambahan toko modern berpotensi memperketat persaingan usaha, khususnya bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM.

Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah rencana operasional gerai waralaba di kawasan Kampung Baru. Di lapangan, bangunan disebut telah dilengkapi rak dan perlengkapan penjualan.

Baca Juga:  Tidak Berizin, Bisnis Waralaba Menjamur 

“Kalau sudah siap seperti itu, wajar masyarakat bertanya. Tapi selama regulasi belum final, seharusnya belum beroperasi,” tandasnya.

Ia berharap pemerintah daerah mempertimbangkan aspirasi pedagang lokal sebelum memutuskan penambahan kuota toko modern di Bontang.

“Kuncinya ada di pemerintah daerah. Apakah berpihak kepada pengusaha lokal atau tidak,” pungkasnya. (ak) 

Tags: Bisnis WaralabaWaralaba Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sebut Laporan ke PDAM Tak Digubris, Warga Tanjung Laut Bontang Terpaksa Beli Air Bersih

Next Post

Catat, Lima Jadwal Kapal Pelni Berangkat dari Pelabuhan Loktuan Bontang

Related Posts

Tidak Berizin, Bisnis Waralaba Menjamur 
Breaking News

Tidak Berizin, Bisnis Waralaba Menjamur 

27 Mei 2018, 11:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.