BONTANGPOST.ID – Alokasi anggaran untuk rumah jabatan (rujab) serta operasional Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur tahun 2025 menjadi perhatian publik. Nilainya disebut mencapai sekitar Rp25 miliar dan mencakup berbagai kebutuhan fasilitas serta penunjang kinerja pimpinan daerah.
Berdasarkan data pengadaan, anggaran tersebut terbagi dalam puluhan item, mulai dari rehabilitasi bangunan hingga pengadaan perlengkapan pendukung di lingkungan rumah jabatan.
Beberapa rincian yang mencuat antara lain rehabilitasi ruang kantor gubernur senilai Rp6 miliar, renovasi rumah jabatan gubernur Rp3 miliar, serta perbaikan ruang kerja wakil gubernur sekitar Rp1,2 miliar.
Selain itu, terdapat pula pengadaan berbagai fasilitas interior dan perlengkapan, seperti mebel, peralatan dapur, hingga perangkat pendukung lainnya.
Kondisi ini memunculkan beragam respons dari masyarakat. Sejumlah pihak menilai anggaran tersebut cukup besar, terutama di tengah upaya efisiensi belanja daerah.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyatakan bahwa anggaran tersebut merupakan satu paket kebutuhan operasional, bukan hanya untuk renovasi semata.
“Item-nya banyak, termasuk kebutuhan operasional seperti bahan bakar, konsumsi, dan lainnya. Itu hal yang lumrah bagi kepala daerah,” ujarnya di Balikpapan, Kamis (2/4/2026).
Ia menambahkan, fasilitas tersebut merupakan standar yang umumnya diterima oleh kepala daerah guna mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
Meski demikian, publik berharap adanya pengawasan dan evaluasi agar penggunaan anggaran tetap tepat sasaran dan sejalan dengan kepentingan pelayanan masyarakat. (prokal):

