• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Marak Korupsi di Kutim, Fungsi Pengawasan DPRD Dipertanyakan

by Redaksi Bontang Post
18 April 2026, 10:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ketua Pemuda Kutim Hebat, Habibi. IST/KP

Ketua Pemuda Kutim Hebat, Habibi. IST/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Kutim – Rentetan kasus korupsi yang menjerat jajaran eksekutif di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam satu dekade terakhir memicu sorotan tajam terhadap fungsi pengawasan DPRD. Kritik tersebut disampaikan Ketua Pemuda Kutim Hebat, Habibi.

Ia menilai maraknya dugaan penyelewengan anggaran daerah menjadi indikator lemahnya kontrol legislatif. Dalam kurun 10 tahun, berbagai kasus mencuat, mulai dari proyek infrastruktur hingga pengelolaan keuangan daerah.

Kasus terbaru adalah penetapan Kepala Dinas Ketahanan Pangan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan mesin Rice Processing Unit (RPU) oleh Polda Kalimantan Timur.

“Maraknya kasus penyelewengan APBD adalah alarm keras. Di mana fungsi pengawasan DPRD selama ini? Fungsi pengawasan bukan pajangan,” tegas Habibi, Kamis (16/4).

Menurutnya, DPRD sebagai representasi rakyat seharusnya berada di garis depan dalam memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan. Jika eksekutif berulang kali tersandung kasus hukum, maka legislatif perlu melakukan evaluasi menyeluruh.

“APBD adalah hak rakyat, bukan untuk jeruji. Jangan sampai kepercayaan publik ikut runtuh karena lemahnya pengawasan,” ujarnya.

Dalam catatannya, sejumlah kasus besar pernah terjadi di Kutim. Di antaranya perkara suap proyek infrastruktur 2019–2020 yang menyeret kepala daerah, serta dugaan korupsi di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) pada 2024 dengan kerugian sekitar Rp4,9 miliar.

Selain itu, dugaan korupsi pengadaan solar cell (PLTS) di Dinas Pendidikan Kutim tahun 2020 juga menjadi sorotan, dengan estimasi kerugian negara mencapai puluhan miliar rupiah.

Melihat kondisi tersebut, Habibi mendesak DPRD Kutim memperkuat fungsi pengawasan melalui evaluasi kinerja secara menyeluruh, serta memaksimalkan penggunaan hak-hak legislatif dalam mengawal kebijakan anggaran.

Ia juga mendorong peningkatan transparansi pengelolaan APBD agar dapat diakses publik, serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan dan penindakan korupsi.

“Sepuluh tahun kasus berulang bukan kebetulan. Saatnya DPRD membuktikan keberpihakannya kepada rakyat,” pungkasnya. (KP)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Seleksi SPMB Bontang Utamakan Nilai Sekolah, TKA Hanya 30 Persen

Next Post

Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.