BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang mulai menyiapkan penggunaan dana insentif sebesar Rp3 miliar yang diterima usai meraih penghargaan Terbaik 1 kategori kota dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan anggaran tersebut akan diarahkan untuk sejumlah program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Anggaran Rp3 miliar dari pemerintah pusat itu bisa digunakan untuk infrastruktur, stunting, dan pelatihan gratis untuk masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (12/5/2026).
Menurut Neni, Pemkot Bontang akan memaksimalkan penggunaan dana tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga.
“Kita coba masukkan semuanya supaya lebih bermanfaat,” katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bontang meraih penghargaan Terbaik 1 kategori kota dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan yang digelar Kementerian Dalam Negeri RI di Platinum Hotel Balikpapan, Selasa (5/5/2026).
Dalam ajang tersebut, Bontang menerima penghargaan khusus pada kategori penurunan tingkat pengangguran. Penghargaan diserahkan oleh Maruarar Sirait didampingi Tito Karnavian kepada Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
Atas capaian tersebut, Pemkot Bontang juga memperoleh dana insentif sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat.
Neni menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih tersebut. Ia menegaskan keberhasilan itu merupakan hasil kerja bersama, terutama perangkat daerah yang terlibat dalam program penurunan pengangguran.
“Alhamdulillah, Bontang dipercaya sebagai terbaik pertama dalam upaya penurunan pengangguran. Ini hasil kerja bersama,” tutupnya. (*)







