• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Society

Neni Instruksikan Pengisian Arsiparis di 9 OPD Bontang Demi Tertib Administrasi

by Redaksi Bontang Post
12 Mei 2026, 15:32
in Society
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni membuka Sosialisasi dan Workshop Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) di Hotel Gran Mutiara, Selasa (12/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Bontang menyoroti masih adanya sembilan OPD yang belum memiliki tenaga arsiparis.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni membuka Sosialisasi dan Workshop Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) di Hotel Gran Mutiara, Selasa (12/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Bontang menyoroti masih adanya sembilan OPD yang belum memiliki tenaga arsiparis.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memberi perhatian serius terhadap kekosongan tenaga arsiparis di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.

Hal tersebut disampaikan Neni saat membuka Sosialisasi dan Workshop Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) di Hotel Gran Mutiara, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan itu diikuti sebanyak 148 peserta dari seluruh OPD di lingkungan Pemkot Bontang.

Dalam sambutannya, Neni menyoroti masih adanya sembilan OPD yang belum memiliki tenaga arsiparis. Menurutnya, kondisi tersebut harus segera ditangani karena pengelolaan arsip merupakan bagian penting dalam mendukung tertib administrasi pemerintahan.

“Masih ada sembilan OPD yang belum memiliki arsiparis. Saya instruksikan BKPSDM segera berkoordinasi dan mencari solusi agar posisi ini segera diisi,” ujarnya.

Baca Juga:  Kolaborasi Jadi Kunci DPK Bontang Tingkatkan Layanan Literasi dan Kearsipan

Adapun sembilan OPD yang belum memiliki arsiparis yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Perhubungan (Dishub), Kecamatan Bontang Utara, Kecamatan Bontang Selatan, Kecamatan Bontang Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Neni menegaskan arsip bukan sekadar tumpukan dokumen, tetapi menjadi bukti administrasi negara sekaligus catatan sejarah daerah yang harus dikelola secara profesional.

Karena itu, pengelolaan arsip dinilai membutuhkan tenaga khusus yang memiliki kompetensi dan sertifikasi di bidang kearsipan.

“Arsip ini adalah dokumen sejarah dan bukti otentik. Pengelolaannya membutuhkan tenaga yang telaten dan memahami tata kelola kearsipan dengan baik,” katanya.

Baca Juga:  Sejarah Bontang Bakal “Hidup” Lewat Diorama Arsip

Ia pun meminta seluruh OPD memberikan perhatian lebih terhadap sistem pengarsipan agar administrasi pemerintahan berjalan tertib dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap perangkat daerah yang belum memiliki arsiparis.

Menurutnya, keberadaan arsiparis menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian pengawasan kearsipan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

“Kami sudah menyisir sembilan perangkat daerah yang belum memiliki arsiparis dan terus berkoordinasi dengan BKPSDM agar minimal setiap OPD memiliki satu arsiparis,” ujar Retno.

Ia menambahkan, penguatan sumber daya manusia di bidang kearsipan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola administrasi pemerintahan di Kota Bontang.

Baca Juga:  DPK Bontang Perkuat Transparansi Lewat 6 Pilar Layanan Informasi

“Keberadaan arsiparis sangat penting untuk mendukung peningkatan nilai pengawasan kearsipan sekaligus memperkuat sistem administrasi pemerintah daerah,” tandasnya. (*)

Tags: dpk bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bonus Rp3 Miliar dari Pusat, Pemkot Bontang Prioritaskan Infrastruktur hingga Pelatihan Warga

Next Post

Korban SPK Fiktif Dinas KUMPP Bontang Bertambah, Polisi Dalami Delapan Laporan Baru

Related Posts

Kolaborasi Jadi Kunci, DPK Bontang Hadirkan Gebyar Literasi 2026 Tanpa Anggaran Khusus
Society

Kolaborasi Jadi Kunci, DPK Bontang Hadirkan Gebyar Literasi 2026 Tanpa Anggaran Khusus

10 Oktober 2026, 08:20
Festival Literasi Bontang Resmi Ditutup, Pengunjung Tembus 2.421 Orang
Society

Festival Literasi Bontang Resmi Ditutup, Pengunjung Tembus 2.421 Orang

17 Agustus 2026, 07:29
Society

Festival Literasi DPK Bontang Hari Kedua Makin Ramai, Pelajar dan UMKM Ikut Unjuk Kreativitas

14 Agustus 2026, 15:51
Festival Literasi Bontang Tak Sekadar Baca Buku, Ada Seni hingga Wirausaha
Society

Festival Literasi Bontang Tak Sekadar Baca Buku, Ada Seni hingga Wirausaha

13 Agustus 2026, 18:41
Lima Inovasi Unggulan DPK Bontang Perluas Akses Literasi dan Kearsipan
Society

Lima Inovasi Unggulan DPK Bontang Perluas Akses Literasi dan Kearsipan

21 Juli 2026, 19:42
DPK Bontang Suguhkan Festival Literasi 2026, Hadirkan Asma Nadia dan Puluhan Agenda Edukatif
Society

DPK Bontang Suguhkan Festival Literasi 2026, Hadirkan Asma Nadia dan Puluhan Agenda Edukatif

15 Juli 2026, 14:53

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.