BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang mendapat respons positif dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI atas proposal pembangunan kawasan pesisir yang sebelumnya diajukan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris bertolak ke Jakarta untuk memenuhi undangan KKP dan membahas lebih lanjut rencana pembangunan di sejumlah kampung nelayan.
Pertemuan dijadwalkan berlangsung pada Rabu (10/6/2026). Agenda tersebut akan membahas usulan peningkatan infrastruktur di empat kawasan pesisir yang menjadi ikon permukiman nelayan Kota Bontang, yakni Kampung Atas Laut Malahing, Tihi-Tihi, Selangan, dan Pulau Gusung.
“Alhamdulillah proposal yang kami layangkan direspons dengan baik. Hari ini saya berangkat dan besok dijadwalkan bertemu langsung dengan pihak KKP,” ujar Agus Haris, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, proposal yang diajukan tidak hanya mencakup pembangunan fasilitas umum, tetapi juga peningkatan kualitas hunian masyarakat pesisir yang mayoritas bekerja sebagai nelayan.
“Kami mengajukan peningkatan infrastruktur umum, termasuk perbaikan dan peningkatan kualitas rumah-rumah nelayan,” katanya.
Pemkot Bontang berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan di kawasan pesisir yang masih membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana. Mulai dari aksesibilitas, fasilitas umum, hingga kualitas lingkungan permukiman.
Selain mendukung kesejahteraan masyarakat nelayan, pembangunan kawasan pesisir juga dipandang penting untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata bahari yang menjadi salah satu potensi unggulan Kota Bontang.
Agus Haris optimistis pertemuan dengan KKP dapat membuka peluang dukungan program maupun alokasi anggaran dari pemerintah pusat sehingga pembangunan di kawasan pesisir dapat segera direalisasikan.
“Semoga ada hasil yang baik untuk masyarakat pesisir Bontang,” pungkasnya. (*)







