• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hikmah

Jas Merah Romawi di Italia

by BontangPost
21 Juni 2017, 12:18
in Hikmah
Reading Time: 2 mins read
0
Dok Pribadi

Dok Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh:

  1. Khumaini Rosadi, SQ., M.Pd.I

Dai Ambassador Cordofa 2017

Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kata itu mungkin tidak asing di telinga kita. Karena ini juga menjadi salah satu judul mata acara di sebuah stasiun televisi swasta di Indonesia.

Meminjam dari kata Bung Karno. Presiden pertama Republik Indonesia yang kharismatik. “Jasmerah” adalah semboyan yang terkenal yang diucapkan oleh Soekarno, dalam pidatonya yang terakhir pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1966.

Sejarah akan membuat kita bijaksana, berpikir dewasa, dan menghormati peradaban dan budaya. Termasuk sejarah tentang peradaban Romawi kuno yang telah banyak menyumbangkan berbagai macam disiplin ilmu pengetahuan. Arsitek bangunan yang super kokoh. Filsafat-filsafat Yunani yang juga tidak terlepas dari hubungannya yang dekat dengan Romawi. Warisan-warisan kebudayaan dan pemikirn yang menjadi peradaban.

Baca Juga:  Toleransi dari Sekolah di Roma 

Kemarin, minggu (11/6) saya menyaksikan kehebatan bangunan-bangunan Romawi Kuno yang sampai sekarang masih terpelihara kekokohannya. Bayangkan, pada zaman dulu, belum ada alat-alat berat super canggih seperti sekarang ini. Tetapi bangunannya menjulang tinggi lebar memanjang bertahan hingga ribuan tahun.

Mungkin kita tidak akan bisa melupakan salah satu sumbangan besar peninggalan Romawi Kuno adalah simbol-simbol angka Romawi yang masih kita gunakan sampai sekarang ini. Betul-betul ilmu pengetahuan yang hebat. Pantas di dalam alquran pun disinggung tentang kehebatan Romawi zaman dulu. Bahkan diabadikan menjadi nama dalam satu surat-surat alquran, Ar-Ruum.

Berbatasan dekat sekali dengan kota Roma adalah negara Istimewa, Vatikan. Negara yang berada di dalam negara. Kata Asraruddin Salam – Diplomat Konsuler KBRI di Roma. Hanya dibatasi dengan tembok dan dijaga ketat oleh tentara yang berdiri kekar di setiap pintu masuk Vatikan. Di sinilah terletak Pusat Gereja Katolik, Basilica. Di kawasan ini juga berdiri sebuah tugu yang ditulis dengan angka Romawi, MDLXXXVI, yang menjelaskan bahwa tugu tersebut dibangun pada tahun 1526 M.

Baca Juga:  Salat Jumat Dua Bahasa di Masjid Almarkaz Roma

Hanya sekedar mengingatkan pengetahuan tentang cara menghitung angka romawi, bila di depan angkanya lebih besar maka menunjukkan ditambah. Bil angka di depannya lebih kecil, maka dikurang. Angka  dasarnya adalah I = 1, II = 2, III = 3, IV = 4, V = 5, VI = 6, VII = 7, VIII = 8, IX = 9, X = 10. Inilah salah satunya ilmu hebat peninggalan Romawi. Ada  lagi simbol-simbol angka penting yang disimbolkan dengan huruf. L = 50, C = 100, D = 500, M = 1000.

Semoga kita menjadi orang yang bijaksana dalam menghormati sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Pahlawan adalah bagian dari sejarah itu.(***)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Catatan Dari Roma
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jelang Idulfitri, Harga Bahan Pokok Masih Stabil

Next Post

Ramadan dan Pengasuhan Anak Usia Dini 

Related Posts

Tukang Roti yang Jadi Chef KBRI Roma 
Hikmah

Tukang Roti yang Jadi Chef KBRI Roma 

23 Juni 2017, 12:19
Berdakwah dengan Pendekatan Budaya di Italia
Hikmah

Berdakwah dengan Pendekatan Budaya di Italia

22 Juni 2017, 12:18
Semangat Diplomat Saat Berzakat
Hikmah

Semangat Diplomat Saat Berzakat

20 Juni 2017, 12:18
Cara Hemat Ala Mahasiswa di Italia
Hikmah

Cara Hemat Ala Mahasiswa di Italia

18 Juni 2017, 12:19
Serasa di Indonesia meski di Italia
Hikmah

Serasa di Indonesia meski di Italia

17 Juni 2017, 12:21
Zikir Berjemaah Tentramkan Muslim di Roma
Hikmah

Zikir Berjemaah Tentramkan Muslim di Roma

16 Juni 2017, 10:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.