• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hikmah

Salat Jumat Dua Bahasa di Masjid Almarkaz Roma

by BontangPost
14 Juni 2017, 12:27
in Hikmah
Reading Time: 2 mins read
0
Khumaini Rosadi, SQ., M.Pd.I

Khumaini Rosadi, SQ., M.Pd.I

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh:

  1. Khumaini Rosadi, SQ., M.Pd.I

Dai Ambassador Cordofa 2017

Bahasa Arab dan bahasa Italia sudah tidak asing lagi terdengar menyejukkan dan menyirami hati kaum muslim yang tinggal di Roma. Diucapkan dengan fasih dan lantang oleh seorang khatib yang berasal dari maroko ini. Khutbah berlangsung sekitar empat puluh menit. Khutbah pertama dikumandangkan dengan bahasa Arab, dan khutbah kedua dibacakan dengan bahasa italia.

Pelaksanaan khutbah di Roma memang agak lama, karena menunggu seluruh jamaah yang berada di sekitar Roma berkumpul dari segala aktifitasnya yang berbeda-beda. Pedagang, pegawai, pengusaha, bahkan ada juga turis. Dimulai pukul 13.45 waktu Roma, khotib menaiki mimbar dan engucapkan salam, lalu dikumandangkan adzan oleh seorang bilal yang berasal dari sudan.

Baca Juga:  Cara Hemat Ala Mahasiswa di Italia

Tidak seperti biasanya. Jika di tempat lain khutbah dimulai ketika masuk waktu dzuhur, dimana saat ini waktu dzuhur di Roma jatuh pada 13. 11, di masjid ini tidak harus seperti itu. Karena kalau mau tepat seperti itu, kasihan jamaah yang berdatangan dari jauh dengan kereta dan bus, pasti akan ketinggalan. Inilah perlunya adaptasi, inilah fiqih minoritas. Fiqih yang mengedepankan kebersamaan dan penyesuaian, namun tetap menjaga keabsahan beribadah. Tidak fanatik, tidak menyulitkan. Inilah Islam yang rahmatan lil alamin.

Dua bahasa ini juga sering terdengar setiap hari di masjid almarkaz al-Islamiy Roma ini baik di saat khutbah jumat atau  di saat pengajian-pengajian di luar sholat. Karena masjid ini, satu-satunya masjid pusat kebudayaan Islam di Roma, maka tidak heran jika banyak kegiatan keislaman dengan berbagai bahasa dan warga negara di sini.

Baca Juga:  Antusiasme Belajar Thaharoh di Roma

Apalagi pada bulan Ramadhan seperti sekarang ini, banyak kaum muslim yang singgah ke masjid untuk meningkatkan ibadah mereka dengan membaca alquran, mendengarkan pengajian, mengikuti sholat taraweh berjamaah, berbuka puasa bersama, dan lain-lain. Mereka melakukan banyak kegiatan keislaman pada bulan Ramadhan sebagai bentuk perintah alquran fastabiqul khoirot, yaitu berlomba-lomba dalam kebaikan.

Musabaqoh tilawah alquran juga selalu diadakan di masjid ini sebagai pengisi kegiatan bulan Ramadhan yang dikenal bulannya alquran diturunkan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menambah gairah kaum muslim Roma meningkatkan keilmuannya dan kemahirannya dalam membaca alquran.

Ada banyak cabang yang diperlombakan. Dari cabang tilawah murottal, tahfidz, dan adzan bagi anak-anak. Musabaqoh ini dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2017, hari minggu bada zuhur waktu setempat.

Baca Juga:  Mencari Barang Bekas di Italia

Semoga dengan banyaknya media penamnbah pengetahuan keislaman dan budaya di Masjid Roma,  semakin menggemakan Islam yang ramah. Islam yang santun meskipun di dalam minoritas. Islam rahmatan lil alamin. (*)

Tags: Catatan Dari Roma
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Target Penghargaan Adipura, Gang Antasari Kawasan Percontohan

Next Post

Puasa Kawah Candradimuka Pemuda Islam 

Related Posts

Tukang Roti yang Jadi Chef KBRI Roma 
Hikmah

Tukang Roti yang Jadi Chef KBRI Roma 

23 Juni 2017, 12:19
Berdakwah dengan Pendekatan Budaya di Italia
Hikmah

Berdakwah dengan Pendekatan Budaya di Italia

22 Juni 2017, 12:18
Jas Merah Romawi di Italia
Hikmah

Jas Merah Romawi di Italia

21 Juni 2017, 12:18
Semangat Diplomat Saat Berzakat
Hikmah

Semangat Diplomat Saat Berzakat

20 Juni 2017, 12:18
Cara Hemat Ala Mahasiswa di Italia
Hikmah

Cara Hemat Ala Mahasiswa di Italia

18 Juni 2017, 12:19
Serasa di Indonesia meski di Italia
Hikmah

Serasa di Indonesia meski di Italia

17 Juni 2017, 12:21

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.