• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

14 Siswa SD Bontang Terlibat Pengutilan, Wali Kota Bakal Usut Langsung

by Dwi Kurniawan Nugroho
11 September 2026, 14:19
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Keterlibatan 14 siswa sekolah dasar (SD) dalam aksi mengambil makanan dan sejumlah barang dari tiga minimarket di Kota Bontang menjadi perhatian Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

Neni mengatakan, persoalan tersebut perlu dilihat lebih jauh untuk mengetahui alasan anak-anak yang masih duduk di kelas II, IV, V hingga VI SD itu melakukan aksi tersebut.

Ia berencana menemui langsung para siswa yang terlibat. Pertemuan itu sekaligus untuk melihat kondisi anak dan mencari tahu faktor yang melatarbelakangi perilaku mereka.

“Kita mau asesmen apa yang menyebabkan seperti itu,” ujar Neni.

Menurut Neni, usia anak-anak tersebut menjadi hal penting dalam melihat persoalan ini. Ia menilai belum bisa dipastikan sejauh mana para siswa memahami fungsi atau kegunaan barang yang mereka ambil.

Salah satu barang yang disebut ikut diambil adalah alat kontrasepsi. Namun, Neni meminta agar temuan tersebut tidak langsung ditarik pada kesimpulan tertentu sebelum diketahui pemahaman anak-anak terhadap barang yang mereka ambil.

Baca Juga:  Maling Ayam di Bontang Dijatuhi Hukuman Dua Tahun Penjara

“Boleh jadi itu yang paling di depannya yang diambil. Mungkin dia mau ambil yang lain, ini yang dia dapat,” katanya.

Selain melihat perilaku anak, Neni menyebut faktor lingkungan juga perlu menjadi perhatian. Penggunaan gawai turut disorot karena anak-anak saat ini memiliki akses yang luas terhadap teknologi dan berbagai informasi.

“Saya berulang kali sampaikan gadget ini sekaligus merupakan kemudahan dan juga tantangan,” tuturnya.

Karena itu, Neni mengingatkan orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak, termasuk ketika berada di luar lingkungan sekolah. Menurutnya, pengawasan terhadap anak tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada pihak sekolah.

Ia menilai penanganan persoalan tersebut perlu dilakukan bersama dengan melibatkan orang tua, guru dan pemerintah melalui perangkat daerah terkait.

Baca Juga:  Empat Pemuda di Bontang Kedapatan Mencuri, Diduga Bukan Kali Pertama

Neni menyebut Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) perlu ikut melihat persoalan tersebut agar penanganannya tidak hanya berfokus pada tindakan anak, tetapi juga mencari faktor yang melatarbelakanginya.

“Orang tuanya harus hadir, guru harus hadir, kemudian dari pemerintah bidang DP3KB juga harus hadir. Dan semua kita harus hadir, bagaimana kita memitigasi kalau sudah terjadi, bagaimana kita mencegah dan tidak mudah terjadi lagi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 14 siswa SD di Kecamatan Bontang Utara diketahui terlibat aksi mengambil makanan dan sejumlah barang dari tiga gerai minimarket di Kota Bontang.

Kejadian tersebut terungkap setelah pihak sekolah menerima laporan dari guru Bimbingan Konseling (BK). Sekolah kemudian berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk menindaklanjuti kejadian tersebut dan mencari penyelesaian yang tepat pada Selasa (8/9/2026).

Baca Juga:  Pria Diduga Maling di Pabrik Abu Soda Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Tertimpa Besi

Berdasarkan penelusuran pihak sekolah dan kepolisian, seluruh siswa yang terlibat masih berusia belia. Mereka duduk di kelas II, IV, V hingga VI SD dan diketahui tinggal di kawasan yang sama di Bontang Utara.

Sebelum mendatangi minimarket, para siswa disebut kerap berkumpul di sekitar jembatan yang berada di perbatasan dua kelurahan. Dari lokasi tersebut, mereka kemudian sepakat mendatangi sejumlah minimarket.

Aksi tersebut dilakukan di tiga lokasi berbeda sejak awal September. Ketiganya yakni gerai di depan Perpustakaan Daerah Kelurahan Satimpo, gerai di depan Hotel Akbar Kelurahan Api-Api, serta gerai di depan Stadion Bessai Berinta atau Lang-Lang di Kelurahan Bontang Kuala.

Barang yang diambil beragam, mulai dari makanan ringan, cokelat, minyak wangi hingga alat kontrasepsi. (*)

Tags: pencurian
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

TPP Pegawai RSUD AWS Menunggak Sejak Juni, Pemprov Kaltim Janji Bayar Rapel Oktober

Next Post

Gangguan Pembangkit, PLN Padamkan Listrik di Sejumlah Wilayah Bontang hingga Sore

Related Posts

Motor Scoopy Warga Loktuan Bontang Dicuri, Pelaku Terekam CCTV, Berikut Videonya
Bontang

Motor Scoopy Warga Loktuan Bontang Dicuri, Pelaku Terekam CCTV, Berikut Videonya

14 Oktober 2026, 14:30
Bawa Kabur Mobil Mantan Bos, Pria 35 Tahun Kabur ke Hutan sebelum Ditangkap di Bontang
Bontang

Bawa Kabur Mobil Mantan Bos, Pria 35 Tahun Kabur ke Hutan sebelum Ditangkap di Bontang

12 Oktober 2026, 08:40
Jual Tabung Gas Curian di Facebook, Warga Tanjung Laut Ditangkap Saat COD di Teluk Pandan
Bontang

Jual Tabung Gas Curian di Facebook, Warga Tanjung Laut Ditangkap Saat COD di Teluk Pandan

18 September 2026, 11:43
Curi Uang, Kakek 69 Tahun di Bontang Ancam Pemilik Toko Pakai Badik
Kriminal

Curi Uang, Kakek 69 Tahun di Bontang Ancam Pemilik Toko Pakai Badik

14 September 2026, 09:00
Terlibat Pengutilan di Tiga Minimarket, 14 Pelajar SD di Bontang Utara Dibina
Bontang

Terlibat Pengutilan di Tiga Minimarket, 14 Pelajar SD di Bontang Utara Dibina

10 September 2026, 13:42
Pria di Bontang Curi Motor Keluarga, Hasil Penjualan Diduga untuk Beli Narkoba dan Foya-foya
Bontang

Pria di Bontang Curi Motor Keluarga, Hasil Penjualan Diduga untuk Beli Narkoba dan Foya-foya

31 Agustus 2026, 09:40

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.