BONTANGPOST.ID, Bontang – Pengunjung Pelataran Bontang Kuala mengeluhkan kehilangan aksesori sepeda motor saat memarkir kendaraan di kawasan tersebut.
Keluhan itu disampaikan melalui sebuah video yang beredar di media sosial. Pengunjung mengaku kehilangan monel pada sepeda motornya setelah memarkir kendaraan di Pelataran Bontang Kuala.
Dalam keterangannya, pengunjung mempertanyakan keamanan kendaraan lantaran telah membayar retribusi saat memasuki kawasan wisata tersebut.
“Sudah bayar parkir tapi hilang monel,” ungkapnya dalam video yang diunggah ke media sosial.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Bontang mengaku prihatin atas kejadian tersebut.
Namun, ia menjelaskan pembayaran yang dilakukan pengunjung merupakan retribusi masuk kawasan wisata, bukan pungutan parkir yang menjamin keamanan kendaraan.
Di sisi lain, ia mengakui sistem pengamanan di kawasan Pelataran Bontang Kuala saat ini belum maksimal. Kendati kamera pengawas atau CCTV telah dipasang, pemerintah belum menyiagakan petugas keamanan khusus yang dibiayai melalui anggaran pemerintah.
Petugas keamanan memang tersedia di kawasan tersebut. Namun, pembiayaannya masih dilakukan secara swadaya oleh para pemilik lapak.
Kondisi tersebut membuat jumlah petugas keamanan yang berjaga masih terbatas untuk mengawasi seluruh area pelataran.
“Petugas keamanan ada, tetapi pembiayaannya swadaya oleh lapak-lapak,” katanya saat ditemui, Senin (14/9/2026).
Kejadian kehilangan tersebut, lanjutnya, menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk memperbaiki sistem pengamanan di Pelataran Bontang Kuala.
Ia berharap pengawasan di kawasan wisata tersebut ke depan dapat lebih efektif sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Dari sisi pemerintah, ini sebagai evaluasi untuk kita perbaiki,” pungkasnya. (*)







