• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

RAPBD Bontang 2027 Masuk Mode Hemat, Neni Pangkas Seremonial hingga Perjalanan Dinas

by Redaksi Bontang Post
14 September 2026, 15:38
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan nota keuangan atas Raperda APBD 2027 melalui sidang paripurna. ADIEL KUNDHARA/KP

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan nota keuangan atas Raperda APBD 2027 melalui sidang paripurna. ADIEL KUNDHARA/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Tahun anggaran 2027 bakal menjadi tahun penuh perhitungan bagi organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bontang. Ketika ruang fiskal menyempit, belanja yang dinilai tidak berkaitan langsung dengan pelayanan publik mulai dipangkas.

Wali Kota Bontang Neni Moernaeni menegaskan efisiensi tidak lagi bisa ditawar dalam penyusunan RAPBD 2027. Sejumlah pos belanja pendukung, mulai dari kegiatan seremonial, perjalanan dinas, rapat hingga jasa konsultansi, diminta ditekan agar anggaran lebih banyak mengalir ke kebutuhan prioritas.

Kebijakan tersebut disampaikan Neni dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan atas Raperda APBD 2027, Sabtu (12/9/2026), di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.

“Karena ruang fiskal lebih terbatas, maka belanja pendukung harus dibatasi agar anggaran yang tersedia dapat diarahkan kepada pelayanan dan prioritas utama,” kata Neni.

Baca Juga:  Rapat Kerja Komisi II DPRD Bontang Terkait Evaluasi Perwali Perjalanan Dinas Digelar Tertutup

Daftar belanja yang menjadi sasaran efisiensi cukup panjang. Di antaranya alat tulis kantor dan barang pakai habis, percetakan serta suvenir, sewa, kegiatan seremonial, perjalanan dinas, makanan dan minuman rapat, seminar, kajian dan analisis, jasa konsultansi, honor kegiatan, jasa profesi, pendidikan dan pelatihan, hingga bimbingan teknis.

Pengadaan peralatan dan mesin pendukung, lisensi aplikasi, pemeliharaan, serta perawatan juga diminta disusun lebih selektif. Namun, Neni menegaskan efisiensi bukan berarti seluruh belanja dipukul rata.

OPD tetap harus melihat kebutuhan nyata, tingkat urgensi, manfaat, serta kemampuan fiskal daerah. Belanja yang tidak memiliki hubungan kuat dengan pelayanan atau pencapaian target kinerja dapat dikurangi, disederhanakan, atau ditunda.

Baca Juga:  Larangan Dicabut, Kepala Daerah dan ASN Kini Boleh ke Luar Negeri Jika Kondisi Aman

Neni juga mengingatkan OPD agar tidak lagi menjadikan besaran anggaran tahun sebelumnya sebagai patokan otomatis. Penyusunan kebutuhan harus mengacu pada realisasi belanja dan kebutuhan riil.

Pesan serupa berlaku untuk pemeliharaan kendaraan serta bahan bakar minyak. Anggaran harus disesuaikan dengan intensitas pelayanan, bukan berdasarkan penggunaan perseorangan.

Di sisi lain, kendaraan yang menjadi tulang punggung pelayanan masyarakat tetap mendapat perhatian. Ambulans, kendaraan pemadam kebakaran, kendaraan kebencanaan, kendaraan ketertiban dan pelayanan lapangan, hingga truk pengangkut sampah tetap harus didukung sesuai kebutuhan pelayanan.

Neni menyebut pola tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga agar APBD Bontang tetap mampu membiayai pelayanan publik di tengah kondisi fiskal yang lebih ketat.

Baca Juga:  Di Tengah Sorotan PAD; Bapenda Bontang Anggarkan Rp 2,7 Miliar untuk Perjalanan Dinas

“Efisiensi anggaran tidak dimaknai sebagai penghentian pembangunan, melainkan sebagai penajaman terhadap pembangunan yang benar-benar memiliki manfaat dan urgensi bagi masyarakat,” pungkasnya. (ak)

Tags: pemangkasan anggaranPerjalanan Dinas
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tarung Nyawa di Pedalaman Kaltim, Mahulu Butuh Ambulans Terbang demi Pasien Kritis

Next Post

Aksesori Motor Pengunjung Hilang di Bontang Kuala, Pengamanan Diakui Belum Maksimal

Related Posts

Larangan Dicabut, Kepala Daerah dan ASN Kini Boleh ke Luar Negeri Jika Kondisi Aman
Nasional

Larangan Dicabut, Kepala Daerah dan ASN Kini Boleh ke Luar Negeri Jika Kondisi Aman

22 September 2025, 14:35
BPKP Kaltim Warning Pemda; Anggaran Pembangunan Jalan Terkuras untuk Rapat dan Perjalanan Dinas
Kaltim

BPKP Kaltim Warning Pemda; Anggaran Pembangunan Jalan Terkuras untuk Rapat dan Perjalanan Dinas

20 September 2025, 13:20
Rp1,7 Miliar Disiapkan untuk Bonus Manajer hingga Pelatih Porprov di Bontang
Bontang

Anggaran Jumbo Event di Dispoparekraf Bontang, Wawali: OPD Fokus Lima Sektor Prioritas, yang Lain Ditunda

24 Februari 2025, 18:10
Pemkot Bontang Tindaklanjuti Instruksi Presiden Soal Efisiensi Anggaran, Batasi Kegiatan Seremonial hingga  Perjalanan Dinas
Bontang

Pemkot Bontang Tindaklanjuti Instruksi Presiden Soal Efisiensi Anggaran, Batasi Kegiatan Seremonial hingga  Perjalanan Dinas

31 Januari 2025, 17:46
Kepala Bapenda Klarifikasi Anggaran Perjalanan Dinas Rp 2,7 Miliar
Bontang

Kepala Bapenda Klarifikasi Anggaran Perjalanan Dinas Rp 2,7 Miliar

13 Juli 2023, 16:30
Jokowi Soroti Tingginya Anggaran Perjalanan Dinas Pemerintah Daerah
Nasional

Jokowi Soroti Tingginya Anggaran Perjalanan Dinas Pemerintah Daerah

30 Juni 2023, 13:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.