• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label, DKP3 Bontang Tunggu Arahan Penarikan

by Dwi Kurniawan Nugroho
16 September 2026, 10:43
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang masih menunggu arahan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terkait temuan 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak sesuai ketentuan.

Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya dengan zat gizi mikro, seperti vitamin dan mineral, untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama kelompok rentan.

Kepala DKP3 Bontang Ahmad Aznem mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima instruksi resmi untuk menarik produk tersebut dari peredaran di Bontang.

“Apakah akan dilakukan penarikan nanti tindakannya, tapi sampai sekarang belum ada perintahnya,” ungkapnya.

Meski demikian, DKP3 Bontang tetap menyiapkan langkah pemantauan di lapangan. Monitoring dilakukan untuk memastikan apakah merek-merek yang masuk dalam temuan Kementerian Pertanian tersebut turut beredar di pasaran Bontang.

Aznem mengatakan pihaknya akan menggelar rapat internal untuk menentukan langkah yang dapat dilakukan sembari menunggu instruksi dari pemerintah pusat dan Pemprov Kaltim.

“Kami akan lakukan rapat dulu secara internal untuk menyusun langkah sembari menunggu instruksi,” pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah menemukan 25 merek beras yang dipasarkan sebagai beras fortifikasi namun diduga tidak memenuhi standar mutu dan kandungan sesuai label.

Temuan tersebut disampaikan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman dalam ekspos hasil pemeriksaan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, produk-produk tersebut diduga tidak memenuhi ketentuan SNI 9314:2024 untuk kernel beras fortifikan dan SNI 9372:2025 untuk beras fortifikasi.

Atas temuan tersebut, pemerintah menyatakan akan melakukan penarikan produk dari peredaran, pencabutan izin, serta memproses pihak-pihak yang diduga terlibat sesuai ketentuan hukum.

“Yang pertama kami sudah perintahkan tarik, yang kedua cabut izinnya, yang ketiga diproses,” kata Amran. (*)

Tags: Beras Fortifikasi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkot Bontang Kebut Perizinan Dua SPBU Baru, Ini Lokasinya

Next Post

Listrik Bontang Sering Padam, PLN Beri Kompensasi tapi Soal Elektronik Rusak Belum Jelas

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.