• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

SMPN 8 Bontang Kekurangan Ruang Kelas, Dewan Dorong Revitalisasi Lewat APBN

by Redaksi Bontang Post
10 Agustus 2026, 22:19
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
SMPN 8 Bontang masih kekurangan ruang kelas dan ruang guru.

SMPN 8 Bontang masih kekurangan ruang kelas dan ruang guru.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Keterbatasan ruang kelas masih menjadi persoalan yang dihadapi SMP Negeri 8 Bontang Selatan. Dengan jumlah 468 siswa dan 13 rombongan belajar (rombel), sekolah saat ini hanya memiliki delapan ruang kelas.

Kondisi tersebut membuat pihak sekolah harus memanfaatkan ruangan lain untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Bahkan, sejumlah ruangan yang semestinya memiliki fungsi berbeda terpaksa digunakan sebagai ruang kelas karena keterbatasan fasilitas.

Persoalan itu mendapat perhatian Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto. Ia mendorong agar kebutuhan ruang kelas maupun ruang guru di SMPN 8 diperjuangkan melalui program revitalisasi sekolah yang bersumber dari APBN.

Heri mengatakan, pihaknya akan membawa persoalan tersebut saat melakukan komunikasi dengan kementerian. Namun, pengajuan perlu didukung data kondisi sarana dan prasarana sekolah yang sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Menurutnya, kelengkapan data menjadi bagian penting agar kebutuhan SMPN 8 dapat masuk dalam prioritas usulan pembangunan dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  DPRD Kecewa, Kepala Dinkes Bontang Absen Lagi saat Rapat Stunting

“Sekolah perlu mencantumkan kondisi sarpras apa adanya. Kalau memang masih kekurangan ruang kelas dan ruang guru, itu yang harus dimasukkan dalam data sehingga bisa kita perjuangkan melalui program revitalisasi,” ujarnya.

Ia menyebut program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat tidak hanya menyasar sekolah negeri. Sejumlah sekolah swasta juga telah mendapatkan program serupa.

Karena itu, Heri meminta pihak sekolah tidak menutupi kekurangan fasilitas yang masih ada. Dengan data yang lengkap, DPRD dapat membawa kebutuhan tersebut ketika melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat.

“Kalau datanya sudah jelas, kami juga lebih mudah saat menyampaikan ke kementerian. Jadi kebutuhan yang belum terpenuhi bisa langsung kami tindak lanjuti,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 8 Bontang Selatan, Eko Yuli Atmanto, membenarkan kondisi keterbatasan ruang yang dialami sekolah. SMPN 8 yang berdiri sejak 2007 hingga kini belum memiliki ruang guru sendiri.

Baca Juga:  Agus Haris Sambut Baik Wacana Kembali Beroperasinya Kapal Penumpang di Pelabuhan Loktuan

Akibatnya, perpustakaan digunakan sebagai tempat bagi guru untuk menjalankan aktivitas administrasi maupun pekerjaan lainnya. Pemanfaatan ruangan tersebut sebagai kantor guru pun berdampak terhadap fungsi perpustakaan sekolah.

“Sejak sekolah berdiri, kami memang belum memiliki ruang guru. Untuk sementara perpustakaan yang digunakan sebagai ruang guru,” ungkap Eko.

Selain persoalan ruang guru, jumlah ruang kelas juga belum sebanding dengan jumlah rombel yang tersedia. Dari 13 rombel, hanya delapan yang dapat menempati ruang kelas sesuai peruntukannya.

Keterbatasan itu turut memengaruhi penerimaan peserta didik baru. Jika sebelumnya sekolah masih dapat membuka lima kelas saat penerimaan siswa baru, kini jumlah tersebut harus dikurangi menjadi empat kelas karena menyesuaikan kapasitas ruangan.

Eko mengatakan sekolah juga terpaksa memanfaatkan ruang yang seharusnya bukan diperuntukkan sebagai ruang belajar. Salah satunya ruang toilet di bagian atas yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran.

Baca Juga:  Dewan Usul Pembenahan Sarpras dan Pengadaan Transportasi Laut Sekolah Pesisir

“Karena ruang kelas tidak mencukupi, ada ruangan yang akhirnya kami alihfungsikan untuk belajar. Toilet di bagian atas pun kami gunakan sebagai kelas,” katanya.

Ia menambahkan, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang untuk menyampaikan berbagai kebutuhan sarana dan prasarana.

Terlebih, SMPN 8 merupakan satu-satunya SMP negeri yang berada di kawasan Berbas Tengah dengan luas lahan sekitar dua hektare. Menurut Eko, kondisi lahan tersebut masih memungkinkan untuk dikembangkan guna memenuhi kebutuhan fasilitas sekolah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas untuk mengusulkan fasilitas yang masih kurang. Harapannya, kebutuhan tersebut bisa mendapat tindak lanjut dan sekolah dapat memiliki sarpras yang lebih memadai,” pungkasnya. (*)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Disdamkartan dan IEA Bontang Tangani Tumpahan Solar, Cegah Pengendara Jadi Korban

Next Post

Dinkes Bontang Temukan Bakteri Patogen pada Ayam Serundeng dan Gulai Sayur MBG

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.