BONTANGPOST.ID, Bontang – Parit besar di kawasan permukiman Jalan Pipit, RT 39 BTN, Kelurahan Belimbing, Bontang Barat, mulai dibenahi. Tumpukan sampah, gulma, dan endapan lumpur dibersihkan untuk mengembalikan fungsi saluran serta mengurangi risiko genangan saat hujan.
Penanganan dilakukan Pasukan Bersih Sungai (Panbers) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Selasa (22/9/2026). Tim turun langsung melakukan normalisasi dengan mengeruk endapan yang membuat kapasitas saluran berkurang.
Kepala Dinas PUPRK Bontang Much Cholis Edi Prabowo mengatakan, normalisasi saluran merupakan bagian dari pemeliharaan rutin infrastruktur dasar perkotaan.
“Parit yang sudah mengalami pendangkalan harus segera ditangani. Kalau dibiarkan, kapasitas tampungnya berkurang dan aliran air menjadi tidak maksimal,” kata pria yang akrab disapa Bowo tersebut.
Menurut Bowo, kondisi saluran air berpengaruh terhadap potensi genangan, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan permukiman.
“Karena itu kami lakukan pengerukan endapan, membersihkan gulma dan sampah yang ada di saluran. Tujuannya supaya air bisa kembali mengalir dengan lancar,” ucapnya.
Ia menjelaskan, penanganan drainase dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi yang ditemukan tim di lapangan. Setiap saluran memiliki persoalan berbeda sehingga metode penanganannya disesuaikan dengan kebutuhan.
“Tim kami bergerak berdasarkan laporan dan kondisi lapangan. Mana yang perlu dinormalisasi, dibersihkan atau ditangani lebih lanjut, itu yang menjadi prioritas,” tuturnya.
Selain pekerjaan teknis, Dinas PUPRK Bontang mengingatkan masyarakat untuk ikut menjaga saluran yang telah dibersihkan. Sampah rumah tangga yang dibuang ke parit dapat kembali menghambat aliran air dan mengurangi hasil normalisasi.
“Jangan setelah dibersihkan kemudian salurannya kembali dipenuhi sampah. Ini harus dijaga bersama,” terangnya.
Bowo berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran meningkat sehingga fungsi drainase dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
“Pemerintah melakukan pemeliharaan, masyarakat juga punya peran penting. Jangan membuang sampah ke parit atau drainase,” pungkasnya. (ak)







