BONTANGPOST.ID, Bontang – Pembangunan enam gedung Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Bontang telah rampung. Meski demikian, koperasi belum seluruhnya bisa langsung beroperasi karena masih menunggu pasokan barang dan melengkapi fasilitas pendukung.
Enam KMP tersebut tersebar di Kelurahan Telihan, Bontang Lestari, Guntung, Tanjung Laut Indah, Berbas Tengah, dan Bontang Baru.
Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro DKUMPP Bontang, Muhammad Takwin, mengatakan kesiapan setiap KMP saat ini masih berbeda. Sejumlah fasilitas telah tersedia, sementara beberapa kebutuhan lainnya masih dalam proses pemenuhan.
“Enam ini sudah selesai. Tinggal kita tunggu distribusi barang dari Agrinas,” ujar Takwin saat ditemui Sabtu (26/9/2026).
Ia mencontohkan KMP di Kelurahan Telihan yang telah memiliki kendaraan pengangkut dan rak untuk menunjang kegiatan koperasi. Sementara di lima lokasi lainnya, rak juga sebagian besar sudah tersedia, tetapi masih ada perlengkapan yang harus dilengkapi.
Takwin menjelaskan, barang yang nantinya masuk ke KMP akan didistribusikan melalui Agrinas. Produk yang disiapkan terutama kebutuhan sehari-hari dan bahan pokok yang biasa tersedia di minimarket.
KMP juga tidak hanya diarahkan menjual produk kebutuhan pokok. Pengurus koperasi dapat mengembangkan penjualan berdasarkan potensi ekonomi di masing-masing kelurahan.
“Kalau di wilayahnya ada potensi hasil laut, misalnya rumput laut, itu bisa dimasukkan juga. Jadi produknya nanti menyesuaikan potensi masing-masing kelurahan,” jelasnya.
Sebelumnya, enam KMP tersebut ditargetkan mengikuti peluncuran pada Agustus 2026. Namun, rencana tersebut mengalami perubahan dan launching nasional kini dijadwalkan pada Oktober.
Takwin mengatakan peluncuran akan dilakukan setelah seluruh kebutuhan KMP dinyatakan siap.
“Launching secara nasional rencananya bulan Oktober 2026. Kita tunggu semuanya sudah fix dulu, baru nanti ada launching,” katanya.
Saat ini, DKUMPP masih memantau kesiapan masing-masing lokasi sembari menunggu distribusi barang. Dengan pembangunan gedung yang telah selesai, pemerintah daerah berharap operasional enam KMP tersebut dapat dimulai sebelum akhir tahun.
“Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa berjalan yang enam itu,” pungkas Takwin. (*)







