BONTANGPOST.ID, Bontang – Kendaraan yang terparkir di sisi Jalan S Parman, tepat di depan RSUD Taman Husada Bontang, kembali terlihat memenuhi badan jalan. Kondisi tersebut terpantau pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 13.15 Wita dan masih terlihat pada Selasa (29/9/2026).
Direktur Bidang Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Taman Husada Bontang Muhammad Syaifullah mengatakan, kawasan tersebut memang cukup ramai pada jam tertentu karena tingginya kunjungan pasien dan pengunjung.
Menurutnya, kepadatan kendaraan juga dipengaruhi aktivitas taksi daring yang berhenti untuk menunggu maupun menjemput penumpang di sekitar rumah sakit.
“Ada juga taksi online yang mengetem, ada juga pengunjung yang tidak mau masuk karena masih ada space, harusnya bisa,” ungkapnya saat ditemui, Senin (29/9/2026).
Syaifullah menjelaskan, berdasarkan kajian yang dimiliki RSUD, area parkir di dalam rumah sakit mampu menampung sekitar 80 mobil. Namun, jumlah kendaraan pada waktu-waktu tertentu bisa melampaui kapasitas tersebut.
Hal itu turut dipengaruhi cakupan pelayanan RSUD Taman Husada yang tidak hanya diperuntukkan bagi warga Bontang. Pasien dari sejumlah wilayah di Kutai Timur hingga Kutai Kartanegara juga datang untuk mendapatkan pelayanan.
Pihak rumah sakit tetap melakukan pengaturan terhadap kendaraan yang berada di dalam kawasan RSUD. Pengunjung juga diimbau menggunakan area parkir yang masih tersedia.
Namun, pengelolaan kendaraan yang berhenti atau parkir di sisi Jalan S Parman berada di luar kewenangan rumah sakit. Area tersebut merupakan bagian dari badan jalan yang pengaturannya menjadi kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang.
“Kami hanya bisa mengatur yang di area RSUD saja. Tidak berani kalau yang di pinggir jalan, karena itu kewenangan Dishub Bontang,” pungkasnya. (*)







