BONTANGPOST.ID, Bontang – Bau asap mulai tercium di sejumlah wilayah Bontang sejak Minggu (4/10/2026) sore. Keluhan tersebut muncul ketika kualitas udara kota masih tercatat dalam kategori sedang berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).
Sejumlah warga mengaku mulai merasakan perubahan kondisi udara saat beraktivitas di luar rumah. Salah satunya Taufik, pengendara yang melihat kondisi langit tampak berkabut seperti tertutup asap sekitar pukul 17.00 Wita.
“Kalau berasap kayak mataharinya ketutup asap, kita bisa lihat,” ungkapnya.
Kondisi serupa dirasakan Tyo, warga Bontang Baru. Selain mencium bau asap, ia mengaku matanya terasa pedih ketika berkendara.
“Iya, pas jalan agak pedih,” ujarnya.
Keluhan tersebut muncul di tengah pemantauan kualitas udara yang masih berada pada kategori sedang. Data ISPU Bontang pada Minggu (4/10) mencatat PM2.5 sebagai parameter kritis dengan angka 84.
Sehari setelahnya, Senin (5/10/2026), angka PM2.5 turun tipis menjadi 82. Meski mengalami penurunan, PM2.5 masih menjadi parameter kritis dalam pemantauan kualitas udara Bontang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang Heru Triatmojo mengatakan masyarakat tetap perlu memperhatikan kondisi udara, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.
Ia mengimbau masyarakat menggunakan masker, khususnya kelompok yang lebih rentan terhadap paparan udara, seperti anak-anak, lansia dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Kelompok tersebut juga disarankan membatasi durasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara dirasa kurang nyaman.
“Ini sedang, tapi tetap diimbau pakai masker ketika beraktivitas di luar,” pungkasnya. (*)






