• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

GMNI Kaltim Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Intimidasi Kader oleh Ajudan Gubernur

by Redaksi Bontang Post
21 Oktober 2026, 18:05
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Sekretaris Bidang Agitasi dan Propaganda DPD GMNI Kaltim, Novriyan November, mengecam keras tindakan represif yang menimpa anggotanya.

Sekretaris Bidang Agitasi dan Propaganda DPD GMNI Kaltim, Novriyan November, mengecam keras tindakan represif yang menimpa anggotanya.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kalimantan Timur berencana menempuh jalur hukum menyusul dugaan intimidasi dan kontak fisik yang melibatkan oknum ajudan Gubernur Kaltim terhadap kader mereka.

Insiden tersebut terjadi setelah demonstrasi mahasiswa yang menuntut transparansi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin sore.

Sekretaris Bidang Agitasi dan Propaganda DPD GMNI Kaltim, Novriyan November, mengecam tindakan yang disebutnya sebagai bentuk perlakuan represif terhadap kader organisasi. Menurutnya, insiden berlangsung ketika massa aksi hendak membubarkan diri secara tertib.

“Kami mengecam tindakan arogansi yang ditunjukkan oleh aparat, perilaku tersebut adalah bentuk perlakuan represif terhadap mahasiswa,” tegas Novriyan dalam pernyataan resminya di Kutai Timur.

Baca Juga:  Ajudan Gubernur Kaltim Diperiksa Propam Terkait Intimidasi ke Peserta Aksi

Ia menilai tindakan yang diduga dilakukan ajudan gubernur tersebut tidak semestinya terjadi terhadap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi. Novriyan menyebut insiden itu mencederai kebebasan menyampaikan pendapat di ruang demokrasi.

“Tindakan arogan dan main fisik yang dilakukan oleh ajudan gubernur terhadap kader kami adalah perilaku buruk yang mencederai bentuk demokrasi sekaligus melukai rasa keadilan publik,” ujarnya.

Ketegangan disebut bermula di sekitar Masjid Nurul Mu’minin saat Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud tiba di lokasi setelah aksi demonstrasi berlangsung. Sejumlah kader GMNI yang merekam kedatangan gubernur diduga mengalami intimidasi dan kontak fisik dari pengawal pribadi berinisial Briptu ART.

Di sisi lain, Polda Kalimantan Timur menyatakan telah menindaklanjuti dugaan pelanggaran etik yang melibatkan anggota Polri dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Ajudan Gubernur Kaltim Diperiksa Propam Terkait Intimidasi ke Peserta Aksi

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Satuan Brimob dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk mengusut kejadian tersebut. Ia menyebut tindakan arogan anggota Polri bertentangan dengan komitmen dan arahan Kapolri.

Meski proses internal kepolisian berjalan, DPD GMNI Kaltim menegaskan tetap akan mengawal perkara tersebut melalui jalur hukum. Organisasi itu berharap penanganan kasus dapat memberikan kejelasan dan mencegah kejadian serupa terulang.

“DPD GMNI Kaltim akan terus mengawal jalannya secara proses hukum. Pengawalan ini adalah bentuk kemarahan kami terhadap perilaku sewenang-wenang aparat,” pungkas Novriyan. (KP)

Tags: ajudan rudy mas'ud
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemadaman Bergilir di Bontang Berlanjut, Warga Keluhkan Barang Elektronik Rusak

Next Post

Pemadaman Bergilir di Bontang Masih Berlanjut, PLN Belum Pastikan Kapan Berakhir

Related Posts

Ajudan Gubernur Kaltim Diperiksa Propam Terkait Intimidasi ke Peserta Aksi
Kaltim

Ajudan Gubernur Kaltim Diperiksa Propam Terkait Intimidasi ke Peserta Aksi

20 Oktober 2026, 13:08

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.