• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pemadaman Listrik Masih Berulang, PHM Bontang Siapkan Demo Jilid Dua ke PLN

by Dwi Kurniawan Nugroho
23 Oktober 2026, 17:53
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
PHM dan Forum Masyarakat Peduli Bontang menggelar demonstrasi di Kantor PLN UP3 Bontang, Jalan MT Haryono, menuntut penghentian pemadaman listrik bergilir. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

PHM dan Forum Masyarakat Peduli Bontang menggelar demonstrasi di Kantor PLN UP3 Bontang, Jalan MT Haryono, menuntut penghentian pemadaman listrik bergilir. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) Kota Bontang berencana kembali menggelar demonstrasi di Kantor PLN UP3 Bontang, Rabu (28/10/2026).

Aksi jilid dua ini dipicu pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi meski massa sebelumnya menuntut penghentian pemadaman mulai 1 Oktober 2026.

Ketua PHM Kota Bontang Udin Mulyono mengatakan, PLN dinilai belum memenuhi tuntutan yang disampaikan dalam demonstrasi sebelumnya. Pemadaman yang masih berulang hingga menjelang akhir Oktober dianggap menunjukkan belum adanya penyelesaian berarti.

“Mereka ini sudah ingkar. Kalau masih mati setelah kita demo, kita datangi lagi. Kalau perlu berkemah,” ungkapnya.

Udin menyebut sekitar 250 orang akan dikerahkan dalam aksi tersebut. Selain mendesak penghentian pemadaman, massa juga mempertanyakan kompensasi listrik yang menurut mereka hingga kini belum terealisasi.

Ia menegaskan, masyarakat tidak ingin kembali mendengar alasan serupa terkait gangguan pembangkit. Menurutnya, persoalan pemadaman telah berlangsung sejak Juli, tetapi belum menunjukkan perbaikan yang berarti.

“Kami tidak mau dengar lagi alasan yang sama, seperti pembangkit rusak atau bagaimana. Ini sudah dari Juli, tetapi sampai akhir Oktober belum ada pembenahan yang berarti,” tuturnya.

PHM, lanjut Udin, ingin memastikan pemadaman tidak terus berulang di Bontang. Sebab, dampaknya tidak hanya dirasakan pelanggan listrik, tetapi juga mengganggu distribusi air bersih PDAM Tirta Taman.

Operasional pompa penyedot dan pendorong air yang mengandalkan pasokan listrik PLN ikut terdampak ketika terjadi pemadaman. Akibatnya, masyarakat berpotensi menghadapi gangguan layanan listrik sekaligus air bersih.

“Air dan listrik mati, masyarakat yang dirugikan. Kemarin kami pakai telur busuk untuk melempari kantor mereka. Kali ini kami benar-benar pakai telur busuk,” pungkasnya.

Sebelumnya, PHM bersama Forum Masyarakat Peduli Bontang menggelar aksi demonstrasi di Kantor PLN UP3 Bontang, Jalan MT Haryono, Kamis (17/9/2026). Aksi tersebut dipicu pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di Kota Bontang.

Dalam demonstrasi itu, massa mendesak PLN menghentikan pemadaman dan memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami masyarakat. Mereka juga meminta perwakilan PLN menemui peserta aksi untuk memberikan penjelasan secara langsung.

Koordinator Lapangan Forum Masyarakat Peduli Bontang Taqiyuddin mengatakan, ada dua tuntutan utama yang disampaikan. Pertama, pemadaman listrik diminta berakhir paling lambat 1 Oktober 2026. Kedua, masyarakat terdampak diminta mendapatkan kompensasi atas kerugian yang ditimbulkan.

Kerugian tersebut meliputi terganggunya kegiatan usaha hingga potensi kerusakan peralatan elektronik akibat listrik yang berulang kali padam.

“Kami juga akan buka posko aduan setelah demo ini untuk menghimpun kerugian masyarakat,” kata Taqiyuddin. (*) 

Tags: Demo PHM
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kejari Bontang Hentikan Penyidikan Kasus Tugu Selamat Datang, Ini Alasannya

Next Post

Tak Kuat Menanjak, Truk Muatan Pasir Terguling di Tanjakan Terminal Bontang

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.