BONTANGPOST.ID, Bontang – Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Loktuan, Bontang Utara, terhenti sementara. Penyaluran makanan kepada penerima manfaat di sejumlah sekolah dan posyandu menunggu hingga renovasi fasilitas dapur selesai.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bontang, Ahmad Nur Fauzi, mengatakan SPPG tersebut merupakan dapur kedelapan di wilayah Bontang Utara. Penghentian operasional dilakukan karena sejumlah fasilitas dapur perlu dibenahi.
Renovasi meliputi penambahan fasilitas pendukung di area pengolahan makanan, termasuk pemasangan alat untuk memperlancar sirkulasi udara dan penyediaan ruang pendingin.
“Ada penambahan exhaust fan di ruang dapur dan ruang pendingin makanan,” ucapnya.
Dapur tersebut melayani delapan satuan pendidikan di wilayah Loktuan. Masing-masing SMP 5, RA Al-Ikhlas, TK Islam Nurul Muttaqin, TK Tunas Mekar, SDN 004 Bontang Utara, TK Islam Nurul Fatah, SD Islam Nurul Fatah, dan SPS Anyelir I.
Selain sekolah, terdapat tiga posyandu yang masuk dalam daftar penerima layanan, yakni Posyandu Flamboyan, Posyandu Sartika, dan Posyandu Sejati Alam.
“Penerima manfaatnya tersebar di beberapa sekolah dan posyandu di wilayah Loktuan, termasuk SDN 004 Bontang Utara,” tuturnya.
Terkait jumlah penerima manfaat, Ahmad menyebut angka 11 KPM. Namun, ia tidak merinci jumlah penerima manfaat dari masing-masing sekolah maupun posyandu.
Penghentian operasional SPPG tersebut diperkirakan berlangsung hingga akhir Oktober. Setelah renovasi rampung, dapur diharapkan kembali beroperasi dan melanjutkan distribusi MBG kepada penerima manfaat.
“Rencananya, akhir bulan ini dibuka kembali,” ungkapnya. (ak)







