• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Heboh Sekolah Libur tapi MBG Tetap Dibagikan, Ternyata Ini Faktanya di 10 Kabupaten/Kota Kaltim

by Redaksi Bontang Post
18 September 2026, 09:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Ramainya perbincangan di media sosial mengenai siswa yang diliburkan akibat kabut asap, sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, akhirnya mendapat kejelasan dari Pemprov Kaltim.

Kebijakan pengalihan kegiatan belajar mengajar dari tatap muka menjadi daring diambil menyusul memburuknya kualitas udara di wilayah Kaltim akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan data pemantauan Stasiun Meteorologi Kelas II APT Pranoto Samarinda pada Rabu (16/9/2026) pukul 16.00 Wita, kualitas udara di wilayah tersebut telah masuk kategori sangat tidak sehat.

Merespons kondisi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim mengeluarkan kebijakan agar kepala satuan pendidikan memperkenankan pelaksanaan pembelajaran secara daring.

Langkah ini diambil sebagai upaya perlindungan dini terhadap kesehatan murid, pendidik, dan tenaga kependidikan dari paparan asap.

Baca Juga:  Imbas Kabut Asap, Sekolah di Bontang Lakukan Pembelajaran Jarak Jauh, Begini Pengaruhnya ke MBG

Dalam edaran tersebut, Disdikbud Kaltim juga menekankan bahwa kebijakan daring ini bersifat situasional. Pihak sekolah diminta terus berkoordinasi dengan orang tua untuk mengawasi siswa selama belajar di rumah.

Pembelajaran tatap muka akan kembali digelar setelah instansi berwenang menyatakan kualitas udara sudah kembali aman.

Namun, penerapan kebijakan tersebut tidak seragam di seluruh Kaltim karena menyesuaikan kondisi kabut asap di masing-masing daerah.

Dari 10 kabupaten/kota, sejumlah daerah telah menerapkan pembelajaran daring, termasuk Bontang, sementara daerah lainnya masih menggelar pembelajaran tatap muka maupun menerapkan pola kombinasi luring dan daring.

Dua daerah lainnya, yakni Kutai Kartanegara (Kukar) dan Paser, menerapkan pola kombinasi, di mana sebagian sekolah tetap luring dan sebagian lainnya daring.

Baca Juga:  Dua Dapur Baru MBG Segera Beroperasi di Bontang Selatan

Sementara itu, daerah lainnya telah menerapkan pembelajaran daring atau belajar dari rumah sesuai kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

Terkait pelaksanaan program MBG di tengah masa belajar daring yang banyak dipertanyakan warganet, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Ririn Sari Dewi, memberikan klarifikasi. Ia memastikan program tersebut tidak dihentikan, melainkan disesuaikan.

“MBG adalah program pemerintah pusat. Secara keseluruhan MBG di Kaltim tetap berjalan seperti biasa,” tegas Ririn, Kamis (17/9).

Ririn menjelaskan, pernyataan Gubernur Kaltim soal beberapa sekolah yang sudah libur, namun MBG tetap berjalan, perlu dipahami secara utuh.

Menurutnya, distribusi MBG yang tetap berjalan maksimal itu merujuk pada daerah yang sekolahnya masih aktif, yakni daerah yang masih belajar luring penuh serta daerah yang menerapkan kombinasi luring dan daring.

Baca Juga:  Dana Operasional Belum Cair, SPPG Bontang Utara 2 Setop Sementara Layanan MBG

“Jadi bukan berarti siswa diliburkan lalu MBG tetap dibagikan begitu saja. Distribusi tetap berjalan dan maksimal di daerah yang sekolahnya masih melaksanakan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Kendati demikian, Ririn menggarisbawahi bahwa keselamatan siswa tetap menjadi prioritas utama. Pelaksanaan teknis pembagian MBG akan bersifat fleksibel mengikuti tingkat keparahan kabut asap di masing-masing wilayah.

Ia pun mengimbau masyarakat agar bijak dalam menanggapi informasi yang beredar di media sosial.

“Kami minta masyarakat lebih bijak dan memastikan informasi yang diterima utuh, agar tidak terjadi simpang siur di tengah situasi kabut asap seperti sekarang,” pungkasnya. (KP)

Tags: MBG
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kualitas Udara Tak Sehat, ASN Pemkot Bontang WFH

Next Post

Disdamkartan Bontang Bekali Warga Berebas Tengah Hadapi Kebakaran Rumah Tangga

Related Posts

Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026
Bontang

12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

2 November 2026, 09:15
Ada Renovasi Dapur, Penyaluran MBG di Loktuan Bontang Disetop Sementara
Bontang

Ada Renovasi Dapur, Penyaluran MBG di Loktuan Bontang Disetop Sementara

24 Oktober 2026, 16:56
Usai Suspensi, Dapur MBG Bontang Selatan 5 Kembali Beroperasi, Tujuh Sekolah Belum Pastikan Terima Lagi
Bontang

Usai Suspensi, Dapur MBG Bontang Selatan 5 Kembali Beroperasi, Tujuh Sekolah Belum Pastikan Terima Lagi

24 September 2026, 11:55
Sempat Ditutup Usai Kasus Keracunan, Dapur MBG Bontang Selatan 05 Kembali Layani 1.127 Siswa
Bontang

Sempat Ditutup Usai Kasus Keracunan, Dapur MBG Bontang Selatan 05 Kembali Layani 1.127 Siswa

23 September 2026, 08:15
Bontang

Imbas Kabut Asap, Sekolah di Bontang Lakukan Pembelajaran Jarak Jauh, Begini Pengaruhnya ke MBG

17 September 2026, 14:54
Dua Dapur SPPG Bontang Tak Kunjung Digunakan, Ini Kendalanya
Bontang

Dua Dapur SPPG Bontang Tak Kunjung Digunakan, Ini Kendalanya

10 September 2026, 09:57

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Rekam Jejak AST, Mantan Pimpinan Ponpes Bontang yang Kini Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Pimpinan Pondok Pesantren di Bontang Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Listrik Padam hingga Pukul 22.00, Aktivitas Belajar dan Usaha di Bontang Terganggu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisioner KPU Samarinda Masuk Daftar Tersangka Korupsi Bisnis Batu Bara Rp31 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditentang Orangtua saat Ingin Mondok, Kini Kembangkan Ponpes Wirausaha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.