Imbau Jaga Kebersihan, DKP3 Turun Periksa Organ Dalam
BONTANG – Fenomena maraknya penjualan hewan kurban di tepi jalan mengundang respon dari Komisi III DPRD. Ketua Komisi III, Rustam HS mengatakan keberadaan para pedagang sebenarnya merusak estetika kota, akan tetapi mengingat para pedagang hanya berjualan pada saat menjelang Hari Raya Iduladha maka ditoleransi.
“Paling hanya sekitar 2 mingguan saja, setelah Iduladha pasti sudah tidak ada lagi, jadi tidak apa-apa,” katanya.
Sehubungan dengan aturan pelarangan berjualan di area tertentu, Politisi Golkar ini tidak terdapat regulasinya. Akan tetapi yang terpenting aktivitas tersebut tidak menganggu kenyamanan masyarakat.
“Itu lahan orang, mau diapain, dilarang, ya tidak bisa,” jawabnya.
Namun, ia mengimbau sebaiknya para pedagang mengecek kebersihan lingkungan sekitar setiap saat. Dikarenakan beberapa lokasi terdapat kotoran dari hewan baik itu sapi maupun kambing.
“Tolong untuk dibersihkan apabila ada kotoran di sekitar jalan supaya pengendara tidak terganggu,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3), Aji Erlynawati berharap pemotongan hewan kurban dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH). Hal tersebut terkait dengan limbah yang dihasilkan.
“Kalau hewannya tidak terlalu banyak kami bisa toleran yang penting bersih, darahnya itu dicuci sampai bersih sampai normal paritnya sampai menyatu dengan tanah,” harapnya.
Adapun yang telah dipersiapkan oleh DKP3 ialah pengecekan kesehatan antemortem, artinya pemeriksaan sehubungan dengan data-data fisik. jumlah testis, serta cacat atau tidaknya telinga, hidung, mata, kaki, ekor, dan bulu. Namun, tidak hanya sampai disitu DKP3 juga akan memeriksa postmortem terkait kesehatan organ-organ dalam.
“Nanti kami periksa bagaimana jantungnya atau hatinya, apakah ada parasit atau cacingnya. Saat pemotongan kami akan turun lakukan pengecekan,” ungkapnya.
Sejauh ini DKP3 telah melakukan monitoring jumlah hewan, kondisi kesehatan, serta pemberian label ketika sudah melewati tahap pemeriksaan. Adapun ada 44 titik lokasi penjualan hewan kurban.
“Paling banyak di daerah Jalan Pupuk Raya, selain itu ada di Bontang Lestari, Depan RSUD, dan Jalan KS Tubun,” paparnya.
Total hewan kurban yang telah diperiksa yakni sebesar 851 ekor untuk sapi dan 1.066 kambing. Data tersebut diketahui saat Komisi III DPRD menggelar rapat dengan DKP3 perihal kesiapan menyambut Hari Raya Iduladha pada Senin (28/8) lalu. (*/ak)







