Kondisi Airnya Keruh dan Berbau
SANGATTA – Sungai Pengadan yang terletak di wilayah Kecamatan Karangan, diduga telah tercemar oleh limbah dari aktivitas kebun perusahaan sawit. Pasalnya, kondisinya kini keruh dan berbau. Bahkan, beberapa warga sempat ada yang dilaporkan mengalami iritasi kulit setelah menggunakan air tersebut.
Camat Karangan Suharman berharap, agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap masalah tersebut. Sehingga, jika benar sungai tercemar limbah, pelakunya dapat diminta pertanggungjawaban.
“Perlu ada pemeriksaan secepatnya. Karena warga sudah dirugikan,” ucap Suharman, Selasa (5/9).
Dia menerangkan, Sungai Pengadan merupakan satu satunya sumber air bersih utama bagi dua ribu lebih warga Desa Pengadan. Mengingat di kawasan tersebut belum dilayani air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
“Dulunya kondisi airnya baik. Bahkan banyak warga yang memanfaatkannya untuk air minum. Tapi, sekarang tidak bisa lagi. Bahkan untuk mandi sekalipun,” ujarnya.
Suharman mengaku, pihaknya juga sudah bersurat ke DLH untuk segera melakukan pengecekan. Bahkan, kasus dugaan pencemaran ini juga sudah disampaikan langsung ke Bupati Ismunandar. Sehingga diharapkan segera ada langkah untuk mengatasi perspalan tersebut.
“Sebagian warga ada yang terpaksa masih menggunakan air dari sungai itu. Karena, kalau pun ada sumber air lain, jaraknya cukup jauh. Yah, mudah-mudahan saja cepat ada tindak lanjutnya,” harap Suharman. (aj)







