• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

DPKPP Bantah Ada Kekeliruan Data 

by BontangPost
10 September 2017, 11:57
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
BERI KEPASTIAN: Edi Ronting (kiri) memastikan data penerima bantuan BSPS dijamin validasinya.(DOK/BONTANG POST)

BERI KEPASTIAN: Edi Ronting (kiri) memastikan data penerima bantuan BSPS dijamin validasinya.(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

“Saya pastikan tidak ada kekeliruan data karena semua berdasarkan nomor KTP,” Edi Ronting — Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman DPKPP

KELUHAN warga terkait adanya indikasi kekeliruan data hingga material yang belum semua didistribusikan di program BSPS, ditanggapi langsung oleh Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman DPKPP, Edi Ronting. Ia membantah ada kekeliruan dan menilai data sudah dilakukan proses validasi baik melalui Tim Fasilitator maupun Tim Teknis.

“Saya pastikan tidak ada kekeliruan data karena semua berdasarkan nomor KTP. Siapa yang ada itu yang dapat,” ungkapnya.

Bahkan, ia mencontohkan apabila terjadi sebuah kasus dimana yang terdata terjadi proses cerai maka wajib melakukan pelaporan ulang. Jikalau tidak, orang tersebut tidak akan mendapatkan bantuan BSPS tersebut.

“Misalnya atas nama suami terus cerai, tidak boleh dikasih, harus mengurus ke fasilitator terlebih dahulu,” ujarnya.

Di sisi lain, mengenai keterlambatan pendistribusian material kepada penerima bantuan dikarenakan proses dilakukan secara serentak ke semua wilayah penerima bantuan yang ada di Kota Taman. Harapannya pengerjaanya dimulai dari bahan material yang sudah ada terlebih dahulu.

Baca Juga:  Program Bedah Rumah Dinilai Tidak Transparan

“Distribusi serentak semua wilayah biar merata, jadi utamakan material yang sudah ada dahulu. Jika belum lengkap minta kepada Tim Teknis,” tambahnya.

Akan tetapi, ia mengatakan masyarakat yang menentukan lokasi pembelian material. Berkenaan dengan hal tersebut ada aturan yang harus diperhatikan oleh penerima bantuan di mana hanya dapat melakukan pembelian material di toko bangunan yang memiliki tiga kelengkapan dokumen meliputi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat izin usaha perdagangan (SIUP), dan Surat izin tempat usaha (SITU).

Adapun satuan yang digunakan khususnya untuk atap yakni per lembar, item selebihnya menggunakan satuan yang lain. Namun, ia optimis semua penerima bantuan dapat menyelesaikan pengerjaannya selama 1,5 bulan ke depan.

Baca Juga:  Bedah Rumah, Program Anyar Kapolres Kutim

Berkaitan dengan upah tukang memang diatur dalam regulasi bahwa penerima bantuan yang di atas 58 tahun dapat mengambil uang upah tukang sebesar 15 persen dari jumlah nominal bantuan yang ia dapatkan.

“Ini karena faktor kesehatan saja, di bawah 58 tahun harapan kami ya dibantu lingkungan karena tujuannya ini gotong-royong,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Program BSPS ini berupa perbaikan hunian tidak layak huni yang dananya bersumber pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Faktor yang menjadi pertimbangan hunian tersebut mendapatkan perbaikan yakni jaminan keamanan, kecukupan ruangan, serta kesehatan.

“Karena ini terbatas maka disesuaikan melihat struktur dan komponen bangunannya,” ujar Team Leader KMProv Kaltim, Teah Pidianku.

Bentuk bantuan meliputi perbaikan atap, lantai, dan dinding (Aladin). Berdasarkan ketiganya tersebut akan diklasifikasikan bahwa akan memperoleh bantuan ringan, sedang, ataupun berat. “Rusak ringan memperoleh Rp 7,5 juta, rusak sedang Rp 10 juta, dan rusak berat menerima Rp 15 juta,” tambahnya.

Baca Juga:  Kodim Berikan Bantuan Bedah Rumah 

Pengerjaan program ini dijadwalkan selesai akhir Oktober. Teknis kerjanya menggunakan sistem gotong-royong dalam satu lokasi tersebut maksimal 20 orang. “Tujuannya akan budaya gotong-royong tidak pudar,” tuturnya.

Sehubungan dengan pengawasan pengerjaan, mengingat tim fasilitator dari provinsi, maka akan dibantu oleh tim teknis pendamping bentukan Pemkot Bontang. Tim fasilitator akan turun apabila terjadi pencairan dan pelaksanaan pengerjaan. “Waktunya fleksibel, tapi kami rutin tiap minggu evaluasi dengan memberikan bukti foto fisik,” kata dia

Regulasi sanksi juga diatur dalam pengerjaan ini. Sanksi berupa peniadaan untuk program yang sama di kemudian hari baik tingkat kelurahan hingga kota. Berdasarkan data, sebanyak 347 penerima yang akan memperoleh bantuan BSPS ini. total tersebut tersebar di 5 kelurahan di Bontang. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bedah Rumahbermasalah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Program BSPS Disebut Bermasalah

Next Post

STTIB Gelar Orientasi dan Pengabdian Masyarakat

Related Posts

Program Bedah Rumah Dinilai Tidak Transparan
Bontang

Program Bedah Rumah Dinilai Tidak Transparan

1 November 2021, 19:29
Program BSPS Disebut Bermasalah
Bontang

Didanai APBN, Seratus Rumah Warga Bontang Akan Dibedah

22 Mei 2020, 13:30
Target Rumah Layak Huni Meleset
Bontang

Target Rumah Layak Huni Meleset

4 November 2019, 16:00
Tentara Bedah Rumah Warga Miskin
Breaking News

Tentara Bedah Rumah Warga Miskin

12 September 2018, 11:00
Bedah Rumah, Program Anyar Kapolres Kutim
Breaking News

Bedah Rumah, Program Anyar Kapolres Kutim

14 Januari 2018, 11:02
HORE!!! 100 Rumah Dapat Bantuan Stimulan 
Bontang

HORE!!! 100 Rumah Dapat Bantuan Stimulan 

17 Desember 2017, 11:52

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.