• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

WASPADA!!! PCC Sudah Beredar di Kaltim, Tim Gabungan Periksa 48 Apotik 

by BontangPost
27 September 2017, 11:06
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
CARI PCC: Tim Gabungan menggelar razia di sejumlah apotek, Selasa (26/9) kemarin. Pemeriksaan ini untuk mencegah beredarnya obat PCC.(DEDHY/SANGATTA POST )

CARI PCC: Tim Gabungan menggelar razia di sejumlah apotek, Selasa (26/9) kemarin. Pemeriksaan ini untuk mencegah beredarnya obat PCC.(DEDHY/SANGATTA POST )

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Sebanyak 48 Apotik dan Toko obat menjadi target razia tim gabungan yang terdiri dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Diskes Kutim, Satpol PP dan kepolisian.
Rencananya, razia akan digelar selama dua hari. Yakni Tanggal 26-27 September 2017 kemarin dan hari ini. Pada hari pertama, sebanyak 10 Apotik dan Toko Obat yang menjadi sasaran.

Ketua Harian BNK, Sarwono Hidayat mengatakan razia ini fokus pada pencarian barang ‘haram’ Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol (PCC).

Hal ini dilakukan lantaran barang tersebut dikabarkan sudah merambah di Kaltim yakni Balikpapan dan Samarinda. Tak ingin beredar di Kutim, maka pihaknya langsung bergegas mengelar razia.

Hal ini tak lain untuk mencegah penyalahgunaan obat tersebut. Khususnya kalangan remaja. Sebab dampaknya sangat luar biasa. Mulai dari gila hingga meninggal dunia.

Baca Juga:  Bahan Pakan Langka, UPTP Usul Jalin Kerjasama dengan Saprodi dan Penggilingan

Beruntung, pada hari pertama tidak ditemukan obat PCC di Apotik maupun Toko Obat. Harapan besar, razia kedua pun tidak ditemukan. Jika pun ada terpaksa diamankan untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan.

“Kami tak ingin obat PCC ini sampai di Kutim. Untuk mencegah itu kami lakukan razia. Alhamdulilah pada hari pertama kami tidak menemukan obat PCC,” ujar Sarwono.

Hanya saja, pihaknya menemukan Apotik yang tak standar. Satu apotik tidak memiliki apoteker. Terpaksa, tiga kotak obat batuk jenis komix diamankan. Hal ini dikhawatirkan dijual secara bebas.

Diketahui obat batuk disalahgunakan oleh anak anak saat ini. Mereka mencampurkan dengan minuman energi. Sehingga menimbulkan efek mabuk dan hilang akan ingatan.

Baca Juga:  WADUH!!! Ada Mini Bus Mogok hingga Supir Tak Puya Sim

“Karena enggak standar maka kami amankan obat batuknya. Jangan sampai dijual bebas tanpa ketentuan. Ini yang kami takutkan,” kata Sarwono.

Sementara itu, Kadiskes Kutim Bahrani Hasanal mengaku razia ini sudah yang kedua kalinya. Hanya saja saat ini berupa gabungan.

“Pas kami memang tidak ditemukan. Saat ini tidak juga ditemukan. Kami syukuri hal itu,” katanya. (dy)

Tags: PCCperangi narkobaSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Program Pekan Panutan Pajak, Target Rp 600 Juta Sehari 

Next Post

Terkena Musibah, Wali Kota Santuni Warga Sidrap

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.