BONTANG – Badak LNG lepas sembilan mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas di Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (12/10) di Gedung Rega Badak LNG. Sembilan orang tersebut tergabung dalam program COOP atau Cooperative Education Program Badak LNG angkatan 28. Perpisahan ini menandakan, tepat enam bulan lamanya mahasiswa mahasiswi menjalani masa magang di berbagai department di Badak LNG.
COOP adalah kegiatan pendidikan yang menerapkan sistem Working Learning Integrated Program antara dunia industri dan dunia pendidikan. Selain mengatasi kesenjangan antara dunia industri dan pendidikan, program ini juga berfungsi memenuhi kebutuhan dunia industri akan tenaga kerja yang terampil dan siap pakai, baik secara hardskill maupun soft skill.
“Harapan kami, mahasiswa COOP semua dapat mengambil hikmah dan nilai positif saat mengikuti program magang di Badak LNG. Serta mampu mengetahui dunia kerja yang sebenarnya, mampu bertanggung jawab pada tugasnya masing-masing, dan selalu disiplin dalam segala hal,” tutur Hanes Utama selaku Senior Manager Corporate Communication Badak LNG saat acara perpisahan.
Selanjutnya, sertifikat dan souvenir diberikan langsung oleh Hanes Utama dan beberapa pembimbing lain dari masing-masing department kepada semua mahasiswa COOP yang telah menyelesaikan magangnya. Acara ini juga dihadiri Ketua STITEK Bontang Hardianto S.T., M.Eng.
“Terima kasih kepada Badak LNG yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk belajar dan mengenal dunia kerja nyata. Terima kasih juga kepada bapak ibu pembimbing, telah memberikan atau menyalurkan ilmunya kepada kami,” ungkap Karin salah seorang mahasiswa dari Universitas Mulawarman.
Dengan berakhirnya masa magang mahasiswa program COOP angkatan 28, maka Badak LNG juga melakukan seleksi penerimaan mahasiswa program COOP angkatan 29 pada 5 – 6 Oktober lalu. Seleksi dilakukan terdiri dari seleksi administrasi, Tes Potensi Akademik (TPA), Bahasa Inggris, dan terakhir adalah wawancara. Namun ada hal berbeda dari penerimaan mahasiswa COOP angkatan 29 yakni dikhususkan bagi mahasiswa berdomisili di Bontang. Melalui hal ini, tentu semakin memajukan pendidikan di kota tempat Badak LNG berada.
Untuk memajukan pendidikan di Kota Taman, Badak LNG turut merintis usaha-usaha pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan. Badak LNG terus berupaya mendukung pengembangan pendidikan di Kota Bontang melalui program “Badak Peduli Pendidikan”.
Program ini dilaksanakan bersinergi dengan para stakeholder pendidikan di Kota Bontang agar tepat sasaran. Ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas dan daya saing SDM Bontang. Untuk mendukung pengembangan pendidikan Kota Bontang dan Kaltim, Badak LNG telah menggulirkan aneka program dan aktivitas. Selain COOP, aktivitas lainnya antara lain LNG Academy, Praktik Kerja Lapangan (PKL), dan Badak Full Scholarship (BAFCO).
LNG Academy didirikan dengan tujuan menjadi pusat keunggulan (center of excellence) serta rujukan pendidikan teknik di bidang migas, khususnya bidang LNG. Setelah empat dekade, Badak LNG telah tercatat sebagai salah satu perusahaan yang mumpuni dalam pengolahan LNG. Banyak pekerja Badak LNG berpengalaman, rutin memberikan pelatihan serta berbagi pengalaman mengoperasikan kilang LNG kepada pekerja perusahaan lain. Kelebihan inilah yang melatarbelakangi pendirian LNG Academy.
Badak LNG juga melaksanakan aktivitas pendidikan lain yang mirip dengan COOP, berupa PKL. Jika COOP berlangsung rata-rata enam bulan, maka kegiatan PKL dilaksanakan sekitar satu sampai dua bulan saja. Selain kegiatan PKL reguler, Badak LNG juga menyelenggarakan program magang Laboratory and Environment Control, Kultur Jaringan dan Operator Biodiesel. Program magang ini merupakan kerja sama antara Corporate Communication Department dengan Laboratory and Environmental Control Section dan Nursery Section Badak LNG. Program magang selama satu tahun ini dikhususkan bagi lulusan minimal SMK/SMA IPA di Kota Bontang dan juga Lulusan S1 Biologi untuk program magang Kultur Jaringan.
Selain itu, pada 2013 silam, President Director & CEO Badak LNG Nanang Untung, menggagas nama BAFCO. Beasiswa pendidikan ini ditujukan untuk siswa sekolah hingga untuk mahasiswa perguruan tinggi. Penanggung jawab beasiswa BAFCO adalah Director & COO Yhenda Permana. Adapun pelaksanaan teknis dilakukan oleh Corporate Communication Department Badak LNG bekerjasama dengan Yayasan Vidatra. Sebagai program full scholarship, BAFCO menanggung seluruh biaya pendidikan para penerimanya. Biaya tersebut mencakup seragam, buku pelajaran, buku tulis, bimbingan belajar, serta transportasi sekolah. (ra/ser)







