BEREDARNYA foto penyerahan SK rekomendasi dukungan dari Prabowo Subianto kepada Isran Noor untuk maju sebagai calon gubernur (cagub) belum disikapi secara resmi oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kaltim. Dalam hal ini, para pengurus Gerindra Kaltim masih enggan memberikan komentar.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Kaltim, Sutrisno Thoha mengaku belum melihat secara langsung surat yang disebut berisi dukungan untuk pasangan calon (paslon) Isran Noor-Hadi Mulyadi tersebut. Karenanya, dia memilih untuk tidak mengomentari perihal peredaran foto tersebut.
“Sampai sekarang saya belum melihat surat aslinya, mas. Jadi saya belum bisa komentar,” kata Sutrisno saat dihubungi Metro Samarinda melalui pesan singkat whatsapp.
Informasi yang didapat media ini, konon Prabowo bakal mengumumkan paslon yang didukung Gerindra untuk Pilgub Kaltim pada Selasa (26/12) mendatang di Jakarta. Saat ditanya tentang rencana deklarasi paslon tersebut, Sutrisno menjawab belum mengetahuinya. “Belum tahu, mas,” sambungnya.
Diakui Sutrisno, dirinya mendapat kabar adanya rekomendasi yang dibawa oleh cagub. Hanya saja surat rekomendasi tersebut hingga berita ini ditulis, belum sampai ke DPD Partai Gerindra Kaltim. “Yang pasti pada saat ini DPD belum terima SK-nya, mas,” tegas Sutrisno.
Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim, Rusianto juga setali tiga uang dengan Sutrisno. Saat dimintai komentarnya terkait foto “mesra” antara Prabowo dan Isran, anggota DPRD Kaltim tersebut belum bisa memberikan komentar. “Mohon maaf untuk sementara saya belum bisa komentar. Nanti ditunggu kepastiannya,” tulis Rusianto.
Dari informasi yang didapat media ini, diketahui dalam SK bernomor 12-499/Rekom/DPP-Gerindra/2017 tersebut memiliki perihal rekomendasi bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim periode 2018-2023. SK tersebut ditujukan kepada DPD Partai Gerindra Kaltim.
Dalam surat itu tertulis, disampaikan bahwa DPP Partai Gerindra menyetujui dan merekomendasikan Isran Noor dan Hadi Mulyadi maju sebagai paslon dalam Pilgub Kaltim 2018. Keputusan ini, sebut surat itu, berdasarkan hasil rapat badan seleksi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah DPP Partai Gerindra.
“Untuk itu DPD Partai Gerindra Kaltim agar segera melakukan koordinasi dengan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim dalam hal persiapan pencalonan tersebut,” begitu isi surat yang ditandatangani Prabowo.
Dalam surat itu, Prabowo juga meminta DPD Partai Gerindra Kaltim untuk mengamankan dan memenangkan pencalonan gubernur dan wakilnya yang didukung DPP. Yaitu dengan mengerahkan semua potensi yang ada serta melibatkan anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota, serta pengurus DPC, PAC, dan ranting Partai Gerindra di daerah pemilihan Kaltim.
“Rekomendasi ini dibuat untuk dilaksanakan,” tutup SK bertanggal 23 Desember 2017 tersebut. (luk)






