• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

INOVATIF! Mahasiswa Ini Bantu Tunanetra Kenali Uang

by M Zulfikar Akbar
5 Januari 2018, 20:26
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
INOVATIF: Tampak mahasiswa TI UMM sedang mengujicoba alat yang dinamakan Kasentra. (Humas UMM)

INOVATIF: Tampak mahasiswa TI UMM sedang mengujicoba alat yang dinamakan Kasentra. (Humas UMM)

Share on FacebookShare on Twitter

MALANG – Berawal dari tuntutan tugas akhir untuk membuat produk yang dapat mempermudah aktivitas penyandang disabilitas, Yoga Adi Wijaya mahasiswa program studi Teknik Industri (TI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama timnya berhasil mengembangkan alat bantu sensor uang untuk penyandang tunanetra.

Gagasan ini muncul dari maraknya kasus penipuan pada penyandang tunanetra yang berprofesi sebagai tukang pijat, khususnya saat melakukan transaksi keuangan.

“Kami datang ke tempat pelatihan pijat tunanetra, kemudian saya mendegar keluh kesah mereka. Salah satunya soal penipuan tarif pijat,” ungkap Yoga dikutip dari rilis kepada redaksi.

Berangkat dari temuan ini, Yoga dan kawan-kawan mencoba mengembangkan Kacamata Sensor Tunanetra (Kasentra), yakni produk inovasi yang memadukan kacamata dengan sensor khusus untuk mendeteksi jumlah uang.

Baca Juga:  KEREN!! Jembatan Kaca Pertama di Indonesia Karya Mahasiswa UMM

Melalui berbagai penelitian dan pengembangan, cara kerja Kasentra hasil inovasi Yoga dan timnya ternyata lebih efisien dibandingkan dengan alat serupa yang sudah pernah tercipta.

Hanya dengan mengarahkan pandangan kacamata ke arah jumlah uang, maka akan keluar suara berupa nominal uang tersebut. Selain itu, penyandang tunanetra tidak perlu menggunakan alat pendukung lain misalnya smartphone atau alat lain yang lebih mahal untuk pengoperasian Kasentra.

“Alat kami memang dikembangkan dengan melihat kekurangan dan kelebihan produk yang sudah ada,” ungkap Bagus Arif, salah satu anggota tim Kasentra yang lain.

Selain lebih efisien Kasentra juga memiliki nilai tambah lain, yakni ditawarkan dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga:  Di Balik Kepulangan Diah Anggraini, TKI Asal Malang yang ”Hilang” 12 Tahun

“Selain desain yang gampang dibawa, harga pembuatan alat ini juga murah jika nanti akan dikomersilkan,” ungkap Bagus.

Tidak berhenti pada penciptaan alat sensor untuk mendeteksi uang, nantinya alat ini juga akan terus disempurnakan fungsinya. Jika saat ini hanya dapat menyensor uang, maka ke depannya Kasentra akan dilengkapi sensor membaca bagi penyandang tunanetra untuk menggantikan huruf braille.

“Saat ini kami sedang membangun integrasi dengan mahasiswa dari program studi Teknik Informatika untuk mengembangkan fungsi sensor membaca yang disematkan pada kacamata,”pungkas Yoga. (zul)

Tags: malangteknologitunanetraumm
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

10 Kawanan Pencuri Accu Solar Cell Dibekuk

Next Post

Serunya Liburan Sambil Menghafal Alquran

Related Posts

WhatsApp Web Resmi Bisa Voice Call dan Video Call Tanpa Aplikasi, Begini Caranya
Ragam

WhatsApp Web Resmi Bisa Voice Call dan Video Call Tanpa Aplikasi, Begini Caranya

29 Juli 2026, 17:08
Rombak Tampilan, Facebook Mau Hapus Tombol Like
Ragam

Rombak Tampilan, Facebook Mau Hapus Tombol Like

26 Juli 2020, 15:00
Aturan Baru IMEI Berlaku, Kominfo Mulai Kirim Notifikasi ke Ponsel
Ragam

Aturan Baru IMEI Berlaku, Kominfo Mulai Kirim Notifikasi ke Ponsel

20 April 2020, 11:00
Diisukan Tak Aman, Google Larang Pekerjanya Gunakan Aplikasi Zoom
Ragam

Diisukan Tak Aman, Google Larang Pekerjanya Gunakan Aplikasi Zoom

13 April 2020, 09:08
Uji Fitur Baru, Status WhatsApp Tayang di Facebook Story
Ragam

Uji Fitur Baru, Status WhatsApp Tayang di Facebook Story

28 Juni 2019, 15:00
Waspada, Ada 2.040 Aplikasi Berbahaya di Play Store
Ragam

Waspada, Ada 2.040 Aplikasi Berbahaya di Play Store

26 Juni 2019, 13:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.