• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Rp 3,8 Miliar Uang Negara Diselamatkan

by BontangPost
10 Januari 2018, 11:54
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
APRESIASI: Pemkot Bontang memberikan apresiasi kepada TP4D Kejari Bontang yang telah melakukan tugasnya dengan baik dalam mengawal proyek strategis pemerintah.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

APRESIASI: Pemkot Bontang memberikan apresiasi kepada TP4D Kejari Bontang yang telah melakukan tugasnya dengan baik dalam mengawal proyek strategis pemerintah.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Sebanyak Rp 3,8 miliar uang negara atau APBD Bontang yang bisa diselamatkan Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D) di APBD Tahun Anggaran 2017. Oleh sebab itu, Pemkot Bontang mengapresiasi kinerja TP4D dengan memberikan penghargaan kepada TP4D Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang yang telah bekerja sama dengan TP4D untuk mengawal kegiatan proyek strategis. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Disdik Bontang, Anwar Sanusi. Dikatakan dia, tahun 2018 ini, pihaknya mengadakan kegiatan dan bekerjasama dengan TP4D. mulai dari jaksa masuk sekolah, dan kegiatan lainnya. “Selama kegiatan di Disdik yang didampingi TP4D, tentu kami selalu mendapatkan bimbingan dari Kasi Intel Kejari Bontang yakni Pak Suhardi dan jajarannya,” ujar Anwar di ruang pertemuan Kejari Bontang, Selasa (9/1) kemarin.

Baca Juga:  Neni : Guru Harus Jadi Sumber Teladan 

Untuk tahun ini, memang ada kegiatan yang akan dilelang dan pihaknya akan kembali meminta pendampingan dari TP4D. “Sekali lagi mohon arahannya karena tahun 2018 ada pelelangan dan sebaiknya seperti apa,” ungkap dia.

Ketua TP4D, Suhardi yang juga Kasi Intel Kejari Bontang mengatakan sebenarnya pihaknya bisa mendampingi dari beberapa tahapan. Mulai kegiatan dari Disdik Bontang dan Pemkot Bontang pada umumnya. “Ada 8 kegiatan yang kami dampingi di tahun 2017 dengan nilai Rp 24 miliaran. Dan kami bisa menyelamatkan sekira Rp 3,8 miliar atau hampir Rp 4 miliar,” terang dia.

Dari penyelamatan uang negara tersebut, Suhardi mengatakan bahwa uang yang diselamatkan bisa digunakan dan dimanfaatkan kembali oleh Pemkot Bontang untuk kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, Suhardi meminta kepada Pemkot Bontang jika ada kegiatan agar mengajukan pendampingan. Hal tersebut lebih baik dilakukan jika sejak tahapan perencanaan sudah dikawal oleh TP4D. “Nanti buat perencanaan bersama, disesuaikan dengan harga. Dari situ, kami bisa memastikan menyelamatkan uang negara dan bisa digunakan lagi. Tetapi nanti akan kami lakukan sosialisasi ke OPD-OPD,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pelepasan KB dan TK GOPKB, Kembangkan Budaya Nasional Sejak Dini 

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Disdik Bontang atas kerjasamanya. Di minggu ketiga bulan ini, Suhardi mengaku akan mulai berjalan lagi pendampingannya. “Keberhasilan TP4D bukan semata-mata karena saya, tetapi ada anggota yang bekerja keras dalam pengawalan tersebut, mulai dari Kasi datun, Kasi Pidsus karena mereka yang memberikan laporan, serta Plt Kajari yang selalu memberikan petunjuk dan arahan agar tidak menimbulkan masalah,” bebernya.

Plt Kajari Bontang, Agus Kurniawan mengatakan pihaknya mengapresiasi dalam kurun waktu 2017 Kejari Bontang telah mendampingi kegiatan Disdik Bontang. Harapan kedepan, bukan hanya Disdik Bontang saja tetapi juga diharapkan OPD lainnya melakukan kegiatan dengan pendampingan TP4D. Sehingga proyek-proyek strategis bisa dilaksanakan tanpa melanggar aturan. “Kejari Bontang beberapa waktu lalu dapat peringkat 1 TP4D juga kegiatan lainnya, termasuk soal konsolidasi dengan pemerintah yang dinilai baik,” paparnya.

Baca Juga:  Sertijab Berjalan Sederhana, Yuliatinur Berharap Pelayanan Lebih Ditingkatkan

Kata dia, bukan hanya dari pendampingan fisik saja TP4D bisa mengawal, tetapi penyediaan lahan, gugatan dan tata usaha negara. “Jadi tidak ada indikasi korupsi yang dapat merugikan keuangan daerah. Kami apresiasi mereka yang meminta pengawalan dari TP4D,” pungkasnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: korupsipemkot bontangPencegahan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ini Dia 25 Nama Yang Lolos Seleksi Berkas Panwaslu Kelurahan

Next Post

Pengangguran Bukan Alasan untuk Mencuri

Related Posts

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang
Pemkot Bontang

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

28 April 2026, 11:13
APBD 2027 Bontang Terancam Tanpa Bankeu Kaltim, Agus Haris Minta Gubernur Bersikap Adil
Pemkot Bontang

AH Kritik Analogi Gubernur Kaltim soal TGUPP yang Seret Nama Pusat

27 April 2026, 13:01
Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan
Pemkot Bontang

Hari Otonomi Daerah, Wali Kota Bontang: Diminta Mandiri, Kewenangan Malah Dipangkas

27 April 2026, 12:08
Sentil ASN Bontang, Neni Minta Program Tak Sekadar Jalan di Awal
Pemkot Bontang

Sentil ASN Bontang, Neni Minta Program Tak Sekadar Jalan di Awal

23 April 2026, 08:00
Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun
Pemkot Bontang

Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

22 April 2026, 15:08
Mutasi Belum Tuntas, Wali Kota Bontang Siapkan Gelombang Lanjutan Mulai Juni
Pemkot Bontang

Mutasi Belum Tuntas, Wali Kota Bontang Siapkan Gelombang Lanjutan Mulai Juni

22 April 2026, 11:32

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.