• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Produk Impor Dominasi Toko Online

by BontangPost
4 Februari 2018, 09:02
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
DOMINASI: Produk yang dijual di toko online Indonesia masih didominasi barang impor.(Eduardo Simorangkir/detikFinanc)

DOMINASI: Produk yang dijual di toko online Indonesia masih didominasi barang impor.(Eduardo Simorangkir/detikFinanc)

Share on FacebookShare on Twitter

Data Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA) menunjukkan, dari total produk yang dijual online di Indonesia saat ini, 93-94% merupakan impor. Sedangkan produk lokal hanya 6-7%.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta Kementerian Perdagangan untuk meneliti seberapa dominan barang impor yang diperdagangkan di toko online. Sementara itu saat ini, belum ada instrumen regulasi yang mengatur eksistensi perdagangan online, terutama yang berkaitan dengan aspek perpajakan, standar industri, perlindungan konsumen dan keadilan ekonomi.

Sejumlah narasumber hadir membahas seberapa bahaya fakta tersebut dengan kondisi saat ini. Hadir dalam diskusi Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Samuel Abrijani Pangerapan, Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia idEA sekaligus CEO Blanja.com, Aulia E. Martino, CEO liteBIG) M. Tesar Sandikapura, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi dan Founder Indo Telko Forum Doni Ismanto.

Baca Juga:  KPK Instruksikan Pelayanan Online

“Kami pelaku merasakan ini perkembangannya cepat sekali. Kapan lokal kita ini harus bisa lebih cepat dari yang kita bayangkan. Karena kalau saat asing masuk secara natural, kita akan ketinggalan,” kata Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia idEA sekaligus CEO Blanja.com, Aulia E. Martino dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (3/2/2018).

Adapun transaksi belanja online di Indonesia saat ini memang masih mencakup 0,7% dari total transaksi perdagangan di Indonesia saat ini. Namun mengingat pertumbuhan e-commerce yang semakin merajalela, penanganan yang sigap dari pemerintah pun butuh untuk mendorong performa UMKM bisa bersaing secara digital.

“Yang harus kita lihat bagaimana kita membawa lokal ini bisa bersaing lebih cepat. Terjadi distribusi merata dan perekonomian muncul. Dan pada saat yang sama kita bawa mereka go global,” pungkasnya.(eds/hns/detik.com)

Baca Juga:  KPK Instruksikan Pelayanan Online
Tags: Onlineproduk importoko
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Enam Tips Menemukan Karir yang Cocok

Next Post

Harga Minyak Tertekan Penguatan Dolar AS

Related Posts

KPK Instruksikan Pelayanan Online
Breaking News

KPK Instruksikan Pelayanan Online

30 Mei 2017, 12:29

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.