• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Harga Minyak Tertekan Penguatan Dolar AS

by BontangPost
4 Februari 2018, 09:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
TERTEKAN: Harga minyak dunia tertekan pada perdagangan Jumat (2/2). Hal ini dikarenakan penguatan dolar AS setelah data lapangan kerja meningkat diiringi kenaikan upah.(REUTERS/Stringer)

TERTEKAN: Harga minyak dunia tertekan pada perdagangan Jumat (2/2). Hal ini dikarenakan penguatan dolar AS setelah data lapangan kerja meningkat diiringi kenaikan upah.(REUTERS/Stringer)

Share on FacebookShare on Twitter

Harga minyak dunia tertekan pada perdagangan Jumat (2/2) malam, waktu Amerika Serikat, pasca penguatan mata uang dolar AS. Penguatan mata uang negeri Paman Sam terjadi lantaran kuatnya pertumbuhan angka lapangan kerja pada Januari dan kenaikan tingkat upah.

Mengutip Reuters, Sabtu (3/2), harga minyak mentah berjangka di AS West Texas Intermediate (WTI) turun tipis 0,7 persen menjadi US$65,33 per barel. Namun, jika dihitung sepanjang pekan ini, harga minyak WTI sudah turun 1,3 persen.

Penurunan juga terjadi pada harga minyak berjangka Brent sebesar 1,5 persen menjadi US$68,62 per barel.

“Harga minyak mendapatkan tekanan dari kenaikan produksi minyak AS bersamaan dengan pemulihan marjinal indeks dolar AS,” tutur Abhishek Kumar, Analis Senior Interfax Energy’s Global Analytics.

Baca Juga:  Harga Minyak AS Hancur Lebur, di Bawah Nol Dolar

Menurut dia, saat ini, harga minyak tengah berada di atas nilai wajarnya. Sehingga, mendorong aksi ambil untung.

Hubungan kuat antara kenaikan harga minyak saat kejatuhan indeks dolar AS dan sebaliknya terjadi selama 2014-2016 ketika pasokan minyak membanjiri pasar.

“Produksi negara-negara penghasil minyak (OPEC) dan non-OPEC, serta pengetatan pasar minyak AS telah menjadi perhatian tahun ini. Meski demikian, permintaan secara diam-diam telah menopang pengetatan pasar selama beberapa tahun terakhir,” kata Jon Rigby, Analis UBS.

Sekadar informasi, permintaan minyak dunia naik 1,6 juta barel per hari (bph) atau 1,5 persen dibandingkan tahun lalu. UBS memprediksi permintaan minyak dunia bakal meningkat 1,3 juta bph di tahun ini.

Baca Juga:  Harga Minyak AS Hancur Lebur, di Bawah Nol Dolar

Berdasarkan survei Reuters, produksi minyak OPEC sepanjang bulan lalu naik dari level terendahnya dalam delapan bulan terakhir. Sementara, produksi minyak Rusia sesuai kesepakatan pemangkasan produksi, yakni mencapai 10,95 juta bph.

Pemangkasan produksi yang dilakukan OPEC tersebut telah mengimbangi kenaikan produksi minyak AS. Badan Administrasi Informasi Energi AS mengungkapkan bahwa produksi minyaknya tembus hingga 10 juta bph pada November 2017. Ini merupakan produksi tertingginya sejak 1970 silam.

Hingga kemarin, Baker Hughes menyatakan pengebor minyak AS menambah enam rig menjadi 765 rig pada pekan ini yang merupakan kenaikan jumlah rig selama dua pekan berturut-turut. (bir/cnn)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: harga minyaktertekan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Produk Impor Dominasi Toko Online

Next Post

Mabuk-mabukkan, Anggota Polres Dipenjara

Related Posts

Harga Minyak AS Hancur Lebur, di Bawah Nol Dolar
Internasional

Harga Minyak AS Hancur Lebur, di Bawah Nol Dolar

21 April 2020, 13:30

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.