• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Dibotaki dan Masukkan Pesantren

by BontangPost
4 Februari 2018, 11:01
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
DIGUNDULI: Para pelaku saat terjaring razia Satpol PP beberapa waktu lalu. (Dok Sangatta Post) 

DIGUNDULI: Para pelaku saat terjaring razia Satpol PP beberapa waktu lalu. (Dok Sangatta Post) 

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Pemkab Kutim akan segera merealisasikan hukuman gundul di tempat, bagi pelaku ngelem dan mabuk-mabukkan yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Hukuman ini dibuat agar pelaku semakin jera.

Sanksi sosial ini diterapkan, lantaran Pemkab Kutim mulai bosan dengan ulah sebagian generasi zaman now.

Meskipun ditangkap anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutim, akan tetapi mereka tak kunjung jera, bahkan semakin merajalela.

“Ada usulan, kalau ketangkapan ngelem akan digundul kepalanya. Kalau melakukan  lagi,  digundul lagi.  Begitu seterusnya,” ujar Wakil Bupati Kasmidi.

Sanksi nasihat  serta keliling bangunan, dan cuci WC sudah diterapkan oleh Satpol PP. Hanya saja belum memberikan efek jera.

Baca Juga:  Pemuda di Bawah Umur Terkapar di Jalan Usai Pesta Miras

Metode cukur gundul inilah diharapkan menjadi solusi terbaik bagi generasi muda saat ini.

“Mungkin ini salah satu solusi. Karena mau dipenjara dianggap melanggar HAM.  Apalagi memang diakui belum ada aturan terkait sanksi bagi mereka,” katanya.

DIGUNDULI: Para pelaku saat terjaring razia Satpol PP beberapa waktu lalu. (Dok Sangatta Post)

Berbeda dengan usulan Polres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan, yang mengusulkan agar dimasukkan ke dalam pesantren.

“Kalau saya masukkan saja dalam pesantren,” katanya.

Pesantren  dianggap wadah jitu untuk membentuk anak agar memiliki akhlak yang baik.

“Paling baik memang dimasukkan dalam pesantren.  Sehingga mereka  berperilaku baik. Tidak ngelem,  ataupun mabuk mabukan,” katanya. (dy).

Tags: dibotakimabukmasukngelemPesantren
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Mabuk-mabukkan, Anggota Polres Dipenjara

Next Post

Dishub Larang Keras Aksi Terjun di Pelabuhan Kenyamukan

Related Posts

Enam Pemuda di Tanjung Laut Kedapatan Minum Tuak, Ada yang Masih Sekolah
Bontang

Enam Pemuda di Tanjung Laut Kedapatan Minum Tuak, Ada yang Masih Sekolah

20 Desember 2024, 15:36
Kedapatan Mabuk, 10 Remaja di Satimpo Dihukum Petugas Gabungan
Bontang

Kedapatan Mabuk, 10 Remaja di Satimpo Dihukum Petugas Gabungan

28 Juli 2023, 09:07
Pria di Berebas Tengah Mabuk lalu Dobrak Pintu Warga, Polisi Pastikan Tak Bawa Sajam
Kriminal

Pria di Berebas Tengah Mabuk lalu Dobrak Pintu Warga, Polisi Pastikan Tak Bawa Sajam

11 Mei 2023, 11:24
Diduga Mabuk, Pria Bertato Tergeletak di Depan Rumah Warga Tanjung Laut Indah
Bontang

Diduga Mabuk, Pria Bertato Tergeletak di Depan Rumah Warga Tanjung Laut Indah

17 Maret 2023, 11:50
Polisi Gerebek ABG Pesta Miras di Jalan Ahmad Yani
Kriminal

Polisi Gerebek ABG Pesta Miras di Jalan Ahmad Yani

28 Februari 2023, 14:46
Mabuk-mabukan di Lapangan Kampung Baru, 4 Pria Diamankan Polisi
Bontang

Mabuk-mabukan di Lapangan Kampung Baru, 4 Pria Diamankan Polisi

14 Januari 2023, 23:57

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.