SAMARINDA – Partisipasi aktif dari semua stakeholder menjadi kunci terselenggaranya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 yang kondusif. Mentalitas dari para bakal calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) untuk menerima kekalahan juga menjadi pilar dalam menyukseskan event demokrasi lima tahunan tersebut.
Kapolda Kaltim Brigjen Pol Priyo Widyanto menyebut, tugas menjaga keamanan dan kelancaran penyelenggaraan Pilgub Kaltim, bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian ataupun Tentara Nasional Indonesia (TNI). Melainkan juga menjadi tugas semua elemen masyarakat.
“Kunci sukses dan tidaknya pilgub yang kondusif ada di tangan para bakal cagub dan cawagub. Setiap calon harus punya mentalitas untuk menerima kekalahan. Ini penting untuk menjaga Kaltim tetap kondusif,” tegasnya, Jumat (2/2) lalu.
Brigjen Pol Priyo meminta, supaya setiap partai pendukung dan pengusung, nantinya bisa mengingatkan calon agar sama-sama berpartisipasi menciptakan pesta demokrasi rakyat Benua Etam.
“Perbedaan itu hanya di bilik suara. Kalau sudah di luar itu, ya sudah tidak ada lagi perbedaan dan persaingan. Kita semua kembali sama,” kata dia.
Dia juga meminta agar semua tokoh masyarakat, tokoh agama, ulama, dan stakeholder lainnya ikut mengambil peran dalam mewujudkan Pilgub Kaltim yang aman, damai, dan lancar.
“Kami berharap peran dari semua tokoh dan elemen masyarakat untuk sama-sama menyukseskan penyelenggaraan pilkada,” pungkasnya. (drh)







