• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

ASTAGA! Perokok Pasif Rentan Terkena Kanker Payudara

by M Zulfikar Akbar
6 Februari 2018, 07:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
ilustrasi

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

PERINGATAN Hari Kanker Sedunia mengajarkan kita agar selalu waspada supaya tidak terancam dengan penyakit ganas tersebut. Salah satu paling cara terpenting yakni menjauhi asap rokok di lingkungan Anda alias jangan menjadi perokok pasif.  Faktanya kanker adalah penyebab utama kematian terbesar di seluruh dunia, terhitung 8,8 juta kematian pada tahun 2015. Penyebab paling umum kematian akibat kanker adalah kanker paru-paru, hati, kolorektal dan perut, payudara.

Banyak sekali penyebab terjadi kanker di era modern. Paling sering yakni akibat gaya hidup tak sehat, serta kebiasaan merokok aktif maupun pasif. Setiap tahun, banyak kasus baru penyakit kanker yang diderita oleh perokok pasif. Selama beberapa dekade ke depan, jumlah pasiennya diperkirakan meningkat 70%.

Baca Juga:  Pemda Diminta Segera Obati Agustania 

Secara global, hampir satu dari enam kematian manusia disebabkan oleh kanker. Sekira 70% kematian akibat kanker terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Juga sepertiga kematian akibat kanker karena faktor risiko perilaku dan diet dengan indeks massa tubuh tinggi, asupan buah dan sayuran rendah, kurangnya aktivitas fisik, penggunaan tembakau dan penggunaan alkohol.

Dilaporkan, penggunaan tembakau adalah faktor risiko kanker yang paling tinggi, karena selama ini mengakibatkan angka kematian sekira 22%. Hal itu terjadi di kalangan perokok aktif dan pasif. Para perokok pasif rentan terancam dengan kanker paru ganas. Selain itu, mereka juga mudah terserang kanker payudara, yang bisa dialami pria dan wanita.

Baca Juga:  Makanan untuk Payudara Sehat

Di samping itu, ada infeksi akibat kanker, seperti hepatitis dan human papilloma virus (HPV). Sekira 25% kasus kanker tersebut, lagi-lagi terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Pada tahun 2017, hanya 26% negara berpenghasilan rendah yang dilaporkan memiliki layanan patologi yang umumnya tersedia di sektor publik. Lebih dari 90% negara berpenghasilan tinggi melaporkan bahwa layanan pengobatan tersedia, dibandingkan dengan kurang dari 30% negara berpendapatan rendah. Karena itu, setiap orang wajib melakukan pencegahan dini terhadap penyakit kanker jenis apapun. Termasuk tidak menjadi perokok pasif di mana saja.

Selain itu, Anda juga harus ingat trik cerdik yang digagas oleh pemerintah. Antara lain, cek kesehatan berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup dan kebiasaan baik lainnya yang dapat mencegah penyakit mematikan ini. Demikian dilansir Zeenews, Senin (5/2). (net)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kanker payudaraperokok pasif
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

5 Ribu Warga Terancam Kehilangan Hak Pilih

Next Post

Pengusaha RRT Diajak Bangun Pabrik di Indonesia

Related Posts

Pemda Diminta Segera Obati Agustania 
Kaltim

Pemda Diminta Segera Obati Agustania 

17 November 2018, 16:20
Divonis Idap Kanker Payudara Stadium Empat, Biaya Pengobatan Berharap Uluran Tangan Sahabat
Kaltim

Soal Penanganan Kasus Kanker Payudara Agustania, Pemerintah Diminta Tak Berdiam Diri 

16 November 2018, 16:00
Makanan untuk Payudara Sehat
Breaking News

Makanan untuk Payudara Sehat

27 Januari 2018, 08:02

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.