• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Hilirisasi Terganjal Infrastruktur

by BontangPost
17 Februari 2018, 11:31
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi(DOK/METRO SAMARINDA)

Ilustrasi(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pengembangan kawasan industri untuk mengelola kelapa sawit menjadi Crude Palm Oil (CPO) masih menyisakan sejumlah permasalahan serius. Padahal, tahun 2018 ini upaya transformasi sumber daya perkebunan sudah menjadi agenda utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

“Masih banyak masalah yang harus diselesaikan untuk pengembangan kawasan yang mengolah CPO ini,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Diddy Rusdiansyah, Kamis (15/2) lalu.

Pemprov masih menghadapi masalah pelik di sektor infrastruktur jalan, listrik, dan air. “Karena ini menjadi fokus kami ke depan, maka upaya percepatan pemecahan masalah di sekitar pengembangan kawasan industri hilir akan jadi perhatian kami,” katanya.

Baca Juga:  Bawaslu Sarankan Panwaslu Lapor Polisi 

Selain itu, lanjut dia, pengelolaan kawasan Kariangau juga sebagian besar dikendalikan pihak swasta. “Masih ada kendala alih fungsi kepemilikan lahan. Karena pengelolaan lebih banyak swasta ketimbang pemerintah,” jelas Diddy.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Rencana Kebijakan Pembangunan Pembangunan Jangka Menengah (RKPPJM) pernah mencanangkan percepatan investasi dan pembangunan 26 unit industri turunan CPO.

Di antara kawasan untuk pengembangan CPO adalah  industri manufaktur Kariangau dan Buluminung di Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU), serta Kawasan Industri Oleochemical Maloy di Kutai Timur (Kutim).

“Cikal bakal pembentukan CPO di tiga kawasan itu sudah mulai dilakukan. Kawasan industri Bontang Lestari juga sudah mulai kami dorong untuk mempersiapkan grand strategy pengolahan CPO,” ucapnya.

Baca Juga:  Kantongi Izin, Batik Air Buka Rute di APT Pranoto 

Diwartakan sebelumnya, pengembangan sejumlah kawasan strategis tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah melakukan transformasi ekonomi. Sejak tahun 2000, ketergantungan Benua Etam masih sangat tinggi pada sektor minyak, gas, dan batu bara.

Belakangan, secara perlahan pemprov mendorong perkebunan kelapa sawit untuk meningkatkan kontribusi sektor perkebunan dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Namun, sebagian besar kelapa sawit masih diekspor secara mentah.

Akibatnya, pendapatan daerah hanya terpusat pada produksi bahan mentah. Padahal, jika hilirisasi di sektor perkebunan sawit ini bisa dilakukan pemerintah, maka upaya reformasi ekonomi yang sebelumnya lebih banyak bergantung pada minyak, gas, dan batu bara bisa segera terlaksana. (*/um)

Tags: ekonomihilirisasiMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terkait UU 10 Tahun 2016, Hetifah Ingatkan Petahana Tidak Gunakan Fasilitas Negara

Next Post

Besok, Deklarasi Kampanye Pilgub

Related Posts

KFC Indonesia Merugi Rp557 Miliar, Tutup 47 Gerai dan 2.274 Orang Kena PHK Massal
Bontang

KFC Indonesia Merugi Rp557 Miliar, Tutup 47 Gerai dan 2.274 Orang Kena PHK Massal

11 November 2024, 11:01
Data Terbaru Korban Tewas Ledakan Tungku Smelter 13 Orang, 9 dari Indonesia dan 4 asal Tiongkok
Nasional

Data Terbaru Korban Tewas Ledakan Tungku Smelter 13 Orang, 9 dari Indonesia dan 4 asal Tiongkok

24 Desember 2023, 19:36
Kepastian untuk Nasabah Jiwasraya Diumumkan Maret
ekonomi

Perekonomian Indonesia Diklaim Lebih Baik ketimbang Amerika Serikat

9 Februari 2021, 10:00
Sensus Online Diperpanjang, Optimistis Lampaui Target
Bontang

Inflasi di Kaltim 0,22 Persen, BPS: Bontang Tidak Masuk Hitungan

7 Juli 2020, 17:30
Rupiah Sementara Terkuat di Asia
Ragam

Ekonomi Tiongkok Mulai Pulih dari Korona, Rupiah Terima Sentimen Positifnya

31 Maret 2020, 19:30
Harga Emas Antam Naik Lagi, Sentuh Rp924 Ribu per Gram
Ragam

Harga Emas Antam Naik Lagi, Sentuh Rp924 Ribu per Gram

26 Maret 2020, 15:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.